Categories: Pekanbaru

Masjid Nurul Yaqin Turut Bantu Dua Masjid Lain untuk Santunan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejak berdiri pada 1972 di atas tanah wakaf 10 x 10 dengan beratapkan alang-alang dan berdinding papan, kini masjid tersebut sudah mengalami renovasi sebanyak tiga kali.
Berlokasi di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Rejosari, Tenayan Raya, berdiri kokoh masjid dengan cat dominan putih dibalut kuning. Masjid Nurul Yaqin, namanya.

Menurut, Bendahara Masjid Nurul Yaqin, Ibrahim katakan, mulanya masih dinamakan musala. Itu adalah tanah wakaf dari Almarhum Syamsudin seluas 10 x 10, sementara musala seluas 8 x 8. Seiring berjalannya waktu karena jamaah makin banyak maka direnovasi, pada 1981, 2000 dan 2009.

“Renovasi bongkar total yaitu pada tahun 2000. Yangmana menghabiskan dana sebanyak 1.6 M. Dana tersebut ada yang dari swadaya masyarakat Rp800 juta dan bantuan Kesra Gubernur, waktu itu yang mengelola Alm H Muhammad Tahir Rp800 juta,” jelasnya.

Kemudian, dengan dibongkar total maka masjid sudah berlantai dua dan mampu menampung jamaah berkisar seribu orang.

Di 2009, katanya masjid hampir terbakar. Dikarenakan korsleting listrik dari deretan rumah petak berdinding kayu di sekitar masjid. “Untungnya, api cepat dipadamkan. Sehingga sebagian dinding masjid hanya gosong saja,” ucapnya.

Lalu, masjid pun sekarang mempunyai yayasan yang bernama Yayasan Nurul Yaqin, yang di dalamnya terdapat MDA dan MTs. Kini luas masjid sudah mencapai 20 x 20 meter, termasuk di dalamnya sumbangan dari Ibrahim. “Alhamdulillah masjid semakin diperbaiki dan sekarang sedang ada penambahan tempat wudu perempuan,” ujarnya.

Saat bulan Ramadan, masjid tersebut pun melakukan kegiatan seperti kajian di pagi subuh, zuhur dan isya, memberi takjil kepada musafir dan melakukan iktikaf serta memberi santunan kepada anak yatim. Katanya, santunan anak yatim diberi saat menjelang hari raya dan saat masuk sekolah biasanya bulan Juli.

“Terdapat 20 orang anak yatim piatu yang diberi santunan. Per anak mendapat Rp2,5 juta. Karena dananya masih banyak disalurkan ke Masjid Nul Khasanah dan Masjid As Sukri, per anak diberi Rp500 ribu,” ungkapnya.

Sementara untuk yang mengikuti iktikaf dianjurkan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapat menu sahur. Usai iktikaf pada subuh diadakan kajian begitu juga saat zuhur diadakan kajian. Lalu magrib buka bersama dan iktikaf mulai dari pukul dua dibalut dengan tahajud.(*3)
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

54 detik ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

11 menit ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

20 menit ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

20 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

23 jam ago

Jembatan Siak I Akan Dipelihara, Arus Kendaraan Dialihkan ke Siak III

Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…

23 jam ago