banjir-surut-bantuan-mulai-mengalir
PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Banjir yang merendam ratusan rumah warga di Jalan Cengkeh, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya lima hari terakhir sudah mulai surut. Bantuan untuk anak-anak terdampak banjir pun mulai mengalir.
Pantauan Riau Pos, Rabu (31/3), warga sudah mulai membersihkan rumah mereka yang terendam banjir. Sementara, tim dari Balai Anak Rumbai Kementerian Sosial RI juga melakukan pendataan anak usia 1 bulan hingga 18 tahun yang menjadi korban bencana alam tersebut. Tampak pula sejumlah bantuan berupa makan siap saji untuk bayi, popok bayi, minyak angin, pakaian dan susu diberikan oleh tim dari Kementerian Sosial RI tersebut.
Menurut Lurah Tangkerang Labuai Kadwadi SSos, hingga hari keempat (Selasa) banjir merendam ratusan pemukiman
warganya, belum ada bantuan yang turun dan diberikan kepada warganya yang terdampak.
Namun, kemarin bantuan sudah mulai ada, khususnya untuk anak-anak dan balita yang menjadi korban banjir. "Kami sangat bersyukur karena akhirnya ada bantuan yang turun meski pun itu hanya diperuntukkan untuk anak-anak dan balita saja," katanya.
Menurut data yang diperolehnya, tercatat ada sebanyak 97 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di kawasan Perumahan Pesona Harapan Indah dengan anak-anak dan balita sebanyak 130 orang.
"Kami berterima kasih atas bantuan ini. Semoga bantuan ini dapat merata ke sejumlah kawasan banjir lainnya di Kelurahan Tangkerang Labuai," katanya lagi.
Sementara itu, pekerja sosial muda Balai Anak "Rumbai" di Pekanbaru sebagai UPT Kementerian Sosial RI Yustisia mengaku pihak yang baru mendapat info terkait bencana alam yang terjadi di sejumlah permukiman warga di Kota Pekanbaru.
Dan pihaknya yang mendapatkan informasi tersebut langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan pendataan bantuan khusus anak-anak yang terdampak bencana alam banjir tersebut.
"Hari ini kami mendata ada sebanyak 130 orang anak dari usia 1 sampai 3 tahun, dan 4 sampai usia 18 tahun yang terdampak bencana ini. Maka dari itu, kami menurunkan bantuan berupa popok bayi, makanan siap saji, makanan bayi, susu bayi, biskuit dan pakaian bayi. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak," tegasnya.(ayi)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…