Categories: Pekanbaru

Nekat Terobos Banjir, Kendaraan Mogok

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Banjir masih merendam ruas Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai. Permukaan air banjir kadang naik kadang turun tergantung luapan air Sungai Siak.

Rabu (31/1), puluhan kendaraan bermotor terlihat nekat menerobos banjir di Jalan Sembilang yang cukup dalam. Beberapa kendaraan mengalami mogok. Pengendara terpaksa harus mendorong kendaraan mereka keluar dari rendaman banjir.

Kondisi ini pun dimanfaatkan oleh anak-anak sekitar untuk menawarkan jasa bantuan mendorong kendaraan yang mogok. Tarifnya Rp10.000 per kendaraan.

Sementara itu, melihat permukaan banjir yang cukup tinggi dan banyaknya kendaraan yang mogok, beberapa pengendara baik motor atau mobil memilih untuk putar balik dan mencari jalan alternatif lain.

Bahkan sebegian pengendara motor dan mobil lainnya yang khawatir melihat genangan air banjir yang cukup tinggi memilih memutar balik keatas Jembatan Siak IV guna meminimalisasi terjadinya kerusakan pada kendaraan bermotor yang mereka memiliki.

Salah seorang pengendara motor Irwan yang harus mendorong kendaraannya di tengah derasnya arus air banjir mengaku awalnya mengira ketinggian air banjir tidak terlalu dalam sehingga ia mencoba menerobos. Namun setelah ditengah perjalanan ternyata ketinggian air cukup dalam yang diperparah dengan banyaknya lubang besar di tengah jalan sehingga membuat kendaraannya terendam dikawasan tersebut.

”Tadi kira tidak dalam, eh tahunya masuk ke dalam lubang jadi mati mesinnya. Nyesal, jadi mogok kendaraan dibuatnya. Untung tadi ada anak-anak yang bantu dorong , walaupun harus bayar Rp10.000 kepada mereka,” kata Irwan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Deden yang ikut menerobos genangan air dengan menggunakan mobil bak terbuka. Ia sedikit beruntung lantaran kendaraannya mogok setelah melintasi genangan banjir, sehingga tidak harus mengalami hal serupa seperti pengendara lainnya.

”Nyesal juga tadi ikut nerobos, beruntungnya mobil ini mati pas di depan jembatan, sempat di tengah jalan mungkin dorong juga tadi,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Roni mengaku genangan air banjir di Jalan Jenderal Sudirman ujung ini terjadi lantaran pasang suratnya Sungai Siak yang terjadi setiap harinya.

Apalagi saat sore hari genangan air banjir bisa mencapai pinggang orang dewasa sehingga akses lalulintas terpaksa ditutup sementara waktu oleh masyarakat agar tidak ada pengendara motor dan mobil yang terjebak dalam genangan air tersebut.

”Kami selalu berjaga di jalan untuk membantu pengendara motor dan mobil yang ingin melintas tetapi masih ada saja pengendara yang nggak mau mendengarkan ucapan kami sehingga mereka nekat menerobos genangan banjir,” tuturnya.(ayi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

17 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

18 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

2 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

3 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

3 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 hari ago