TAMPAN (RIAUPOS.CO) — Janda muda yang memiliki 16 paket itu akhirnya berbicara kepada media saat pers release di Polsek Tampan, Selasa (28/12). Menurutnya, 16 paket sabu seberat 811,38 gram itu dipersiapkan untuk dijual pada malam pergantian tahun nanti.
"Akan dijual saat tahun baru," sebut RRS alias Rina (33) yang memiliki satu anak.
Hal itu pun diperjelas Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita melalui Kanitreskrim Iptu Noki Loviko. Sabu itu akan dikemas dalam paket-paket kecil dan diedarkan di kawasan Kampung Dalam. Harganya berkisar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu.
"Tersangka yang merupakan pengedar itu telah dua bulan melakoni pekerjaan haramnya," jelasnya.
Lebih dari itu, RRS telah lima kali mendapat paket dari AD yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Nantinya, akan dijual kepada DW (DPO). Katanya, jika berhasil menjual diupah Rp1 juta.
"Motif tersangka yakni untuk biaya hidup, karena dia janda. Anaknya satu orang umurnya dua tahun," ulas Kanit Noki.
Sembari mengedarkan sabu, tersangka juga merupakan seorang pekerja di sebuah salon, tepatnya di kawasan Pasar Bawah. "Jadi, transaksinya ini dirumah tersangka. Sambil kerja di salon dia juga jual sabu," terangnya.
Saat diamankan di rumahnya Ambarita mengatakan, diringkus di rumahnya Jalan Tengku Bey, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya, ditemukan juga uang senilai Rp14.800.000 juta, timbangan digital, mesin cuci, dan dua buah handphone.
Hasil tes urine tersangkap positif sabu. Atas perbuatannya dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(sof/*)
Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…
Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…
Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…
Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…
Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…