Categories: Hukum Kriminal

Ini Peran Anak Bupati Langkat dalam Kasus Kerangkeng Manusia

LANGKAT (RIAUPOS.CO) – Dewa Peranginangin, anak dari Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin telah ditetapkan sebagai tersangka. Ketua Sapma Pemuda Pancasila (PP) Langkat itu diduga terlibat melakukan penyiksaan sehingga sejumlah penghuni kerangkeng mengalami cacat dan meninggal dunia.

"Untuk tersangka DP terkait dengan kasus penganiayaan terhadap penghuni kerangkeng," kata Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja di Mapolda Sumut, Sabtu (26/3/2022).

Tatan menjelaskan, Dewa Peranginangin ikut melakukan penganiayaan terhadap penghuni kerangkeng bernama Sarianto Ginting sehingga meninggal dunia. Selain itu, penganiayaan yang dilakukan Dewa menyebabkan sejumlah orang mengalami cacat.

"Di sini dia ikut melakukan penganiayaan ini ada beberapa kali. Jadi korbannya atas nama SG (Sarianto Ginting, red). Jadi DP ikut pada saat terjadinya penganiayaan tersebut. Kan pelakunya bukan satu orang," jelasnya

Menurut Tatan, dalam kasus ini, ada tiga penghuni kerangkeng yang tewas dianiaya yakni Abdul Siddik Isnue (ASI), Sarianto Ginting (SG) dan korban berinisial UN. Untuk kuburan korban ASI dan SG, telah dilakukan ekshumasi dan otopsi.

"Namun untuk korban inisial UN, keluarga yang bersangkutan bersurat kepada kami untuk tidak melanjutkan proses tersebut. Karena pada saat kami melakukan ekshumasi, keluarga korban menyampaikan kepada kami agar tidak ditindaklanjuti," paparnya.

Sebelumnya, Wakil ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi membeberkan bentuk-bentuk kekerasan yang dilakukan Dewa Peranginangin di antaranya mengakibatkan tiga korban mengalami jari tangan terputus dan satu korban lainnya dipukul menggunakan palu pada jari kakinya hingga terbelah.

Kekerasan itu dilakukan di dalam kerangkeng dan di luar kerangkeng di antaranya di Gudang Cacing, Perkebunan Sawit, Pabrik Sawit serta kolam.

"DW menjadi salah satu pelaku kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. DW tidak bertindak sendiri, ia bertindak bersama-sama dengan pelaku lainnya. Korban meninggal dunia di dalam kerangkeng pada tahun 2021 yaitu almarhum Saryanto Ginting," ungkap Edwin.

Sumber: JPNN/News/CNN/Bebragai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

13 jam ago

Pemkab Inhil Usulkan Revitalisasi 157 Sekolah, Dari PAUD hingga SMP

Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…

15 jam ago

59 CPNS Rohul Formasi 2024–2025 Resmi Terima SK PNS

Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…

16 jam ago

Lebih 5 Tahun Tak Diaspal, Jalan ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Memprihatinkan

Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…

16 jam ago

ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…

17 jam ago

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

18 jam ago