Categories: Hukum Kriminal

Polsek Sukajadi Tangkap Residivis Kasus Pencurian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lima kali keluar masuk penjara, bahkan sudah empat kali pula ditembak polisi lantaran melawan saat ditangkap, tidak membuat MN (33) jera. Pria residivis kasus pencurian ini kembali beraksi dan kali ini ditangkap Polsek Sukajadi.

Tidak tanggung-tanggung pula, sebelum tertangkap pada Rabu (11/9) lalu, MN telah pula melakukan pencurian di tiga lokasi. Padahal pria yang juga pernah dipenjara karena jambret ini baru keluar dari penjara tahun lalu.

Pada penangkapan kali ini, MN juga tidak belajar sama sekali dari penangkapan terakhir yang dia alami. Dia tetap berupaya lari dan terindikasi melawan petugas. Sebutir timah panas secara terukur kembali mendarat di kaki kirinya.

Kapolsek Sukajadi Kompol Jorminal Sitanggal mengatakan, pelaku terakhir kali melakukan aksinya pada Selasa (3/9) lalu, di Jalan Pembangunan, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi.

’’Dalam aksinya kali ini pelaku bersama rekannya berinisial OA (30) membawa kabur sepeda motor milik seorang warga bernama Milda Yulis di salah satu kos-kosan yang berada di Jalan Pembangunan,’’ kata Kompol Jorminal.

Kapolsek menjelaskan, aksi pencurian tersebut bermula saat MN dan OA berkeliling Kota Pekanbaru mencari target sepeda motor yang hendak dicuri. Namun hingga sore hari mereka tidak menemukan target tersebut.

’’Karena sudah sakau dan tidak memiliki uang untuk membeli narkoba, tersangka MN kemudian mengajak tersangka OA menggadaikan sepeda motornya ke kos korban, namun korban tidak mau memberikan pinjaman mereka,’’ katanya.

Sakit hati, keduanya kemudian mencuri sepeda motor milik korban yang terpakir di depan kos-kosan dengan menggunakan kunci T. Motor itu kemudian langsung dijual ke seorang penadah melalui perantara bernama Ipin senilai Rp1,75 juta.

Usia mendapat laporan, Tim Opsnal Polsek Sukajadi langsung memburu keduanya. Keduanya kemudian disergap ketika sedang berada Jalan Khatulistiwa. Dalam penangkapannitu MN terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena melawan.

Saat ini keduanya diamankan di Mapolsek Sukajadi guna menjalani proses hukum selanjutnya. Kedua ditetapkan tersangka sesuai rumusan Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun penjara.(end)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

19 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

21 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

21 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

21 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

21 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

21 jam ago