Categories: Hukum Kriminal

Cinta Ditolak, Rumah Dilempar Molotov

(RIAUPOS.CO) – PEMUDA yang tidak terima cintanya ditolak oleh wanita pujan, melakukan pelemparan molotov. Aksi nekat itu hampir membuat rumah korban terbakar. Beruntung, hanya dua kursi teras saja yang dilalap si jago merah.

Korban DAP (28) warga jalan Cemara, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, lalu melaporkan insiden itu ke Polsek Rumbai Pesisir.

Tak hanya itu, korban pun sempat diancam akan dibunuh. Laporan itu diterima aparat kepolisian Sabtu (12/12) malam.

Selanjutnya, tim opsnal Polsek Rumbai Pesisir melakukan olah TKP dan penyelidikan. Kemudian, pelaku pun berhasil diamankan dalam pelaiannya ke luar kota, yakni di daerah Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis. Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Rumbai Pesisir AKP Maitertika menjelaskan pelaku tersebut inisial RS alias Remon (35). Dia tidak sendiri namun bersama temannya ARS alias Regar (33).

“Ketika cintanya tidak diterima, tersangka kemudian menyiapkan aksi jahatnya dengan pergi ke Jembatan Siak IV. Di sana menyusun molotov yakni botol minuman dikasih sumbu dan bahan bakar minyak (BBM),” jelasnya.

Begitu selesai merangkai, keduanya pun menuju rumah DAP menggunakan sepeda motor bebek. ARS sebagai pilot sedangkan RS sebagai kopilot.”Sampai di sana, molotov itu dilempar ke lantai II rumah korban. Di dekat kamar korban. Lalu korban yanh mencium bau bensin, keluar dan melihat dua kursi kayu terbakar. Bersama warga turut serta membantu memadamkan,” urainya kepada penyidik.

Kapolsek menyebut, penangkapan terhadap dua tersangka beda hari. Untuk RS alias Remon diringkus di Jalan Aman, Mandau, Duri, pada Sabtu (12/12) dan ARS ditangkap oleh tim Opsnal Polsek Rumbai Pesisir pada Selasa (15/12).”Tersangka dijerat pasal 187 ayat (1.e) dan (2.e) KUHPidana. Tak hanya itu, RS dan ARS pun konsumsi methapetamin,” tutupnya. (ali)

Laporan SOFIAH, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

10 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

11 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

13 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

14 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

14 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

14 jam ago