Categories: Hukum Kriminal

Mucikari Jual 10 Anak ke Bule Buron FBI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Polda Metro Jaya masih terus mendalami peran A (20), muncikari yang menyediakan anak-anak di bawah umur untuk dijual ke RAM, bule pedofil buronan Federal Bureau of Investigation (FBI). Dari penyidikan sementara, A mengaku sudah meraup untung puluhan juta rupiah.

Secara keseluruhan, A mengaku sudah membawa 10 anak untuk RAM sepanjang 2020. Kendati demikian, polisi masih terus menggali keterangan muncikari tersebut, mengingat masih ada kejanggalan dengan kesaksian warga.

"Ini pun masih kita dalami lagi apakah memang 10 (anak), karena berdasarkan pengakuan setiap pekan dihadirkan sekitar 2 sampai 3 anak di bawah umur," jelasnya.

A pun mengakui menerima sejumlah uang dari RAM sebagai imbalan membawa anak-anak di bawah umur. Jumlah yang diterima pun terbilang besar.

"Selama Februari 2020 ini dia sudah menerima sekitar kurang lebih Rp20 juta. Uang itu adalah jasa yang diperoleh setelah ia mengantar para perempuan di bawah umur itu untuk RAM," tambah Yusri.

Polisi pun masih mendalami asal-usul anak-anak yang dijual A kepada RAM. Anak-anak tersebut diduga diiming-imingi sejumlah uang agar mau dicabuli oleh tersangka.

"Setiap melakukan bersama-sama dengan RAM, mereka dihargai (dibayar) Rp2 juta per anak. Bahkan mereka (korban) juga disuruh melakukan shooting dengan HP milik RAM," pungkas Yusri.

Sebelumnya, Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil menangkap buronan FBI Amerika Serikat berinisial RAM. Dia ditangkap di tempat tinggalnya di Jalan Brawijaya, Kebayoran baru Jakarta Selatan pada Ahad (14/6).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kasus ini terungkap berdasarkan informasi masyarakat yang kerap melihat banyak anak-anak keluar masuk rumah pelaku. Pada Ahad (14/6) aparat kemudian melihat ada 3 orang anak di bawah umur keluar dari rumah RAM.

"Berdasarkan pengakuan bahwa mereka disetubuhi oleh pelaku. 2 orang di antaranya adalah anak yang masih berusia 15 tahun dan 17 tahun," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/6).

Petugas kemudian langsung menggeledah rumah tersebut, dan mengamankan RAM, beserta 3 orang perempuan. Dua di antaranya masih di bawah umur.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Petani Diserang Beruang Madu Saat Bekerja, Terluka Parah dan Dilarikan ke RSUD Selasih

Petani di Pelalawan diduga diserang beruang madu saat menyadap karet. Korban terluka parah dan dirawat…

13 menit ago

Dua Warga Kembali Diserang, Monyet Liar di Tembilahan Belum Berhasil Ditangkap

Monyet liar yang menyerang warga di Tembilahan belum tertangkap. Korban bertambah menjadi 17 orang, tim…

33 menit ago

Pelajar SMP Tenggelam Saat Berenang di Sungai Siak, Pencarian Hingga Malam Belum Membuahkan Hasil

Pelajar SMP berusia 13 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Siak. Tim BPBD dan…

54 menit ago

Kabar Baik! Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Dibenahi, Drainase yang Lama Tertutup Kini Dibuka

Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…

22 jam ago

Gara-gara Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar, Pelaku Ditahan Polisi

Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…

23 jam ago

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…

23 jam ago