Categories: Hukum Kriminal

Residivis Jambret Warga untuk Beli Baju Lebaran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bermula tidak menggunakan masker, dua remaja tanggung yang melintas di Pos Pengamanan (Pospam) KH Nasution pun diberhentikan petugas pada Jumat (15/5) WIB pagi. Namun, remaja tersebut mengelak hingga mencelakai petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan (dishub).

Usut punya usut, ternyata dua remaja tersebut baru saja melakukan jambret barang milik pak tua. Aksinya pun berhasil dilumpuhkan oleh petugas. ”Saat itu dua pria datang dari arah Selatan (Kubang) menuju ke Utara (KH Nasution) pengendara roda dua jenis honda vario nopol BM 6223 YC melaju dengan kecepatan tinggi.  Berusaha menerobos barikade pemeriksaan, sehingga dengan sigap personel menghalangi pergerakan pengendara tersebut,” jelas Kapospam KH Nasution Iptu Yudiarto.

Kemudian, saat sedang dilaksanakan pemeriksaan datang seorang laki-laki mengaku korban jambret. Melihat hal tersebut, kedua pelaku berusaha melarikan diri hingga terjadi tarik menarik antara personrl dengan pelaku jambret. Lebih jauh, petugas dishub mengalami luka pada dengkul. Sementara petugas kepolisian sepatunya rusak akibat tertabrak. Untuk menghindari amuk massa, petugas yang berjaga membawa ke Pospam dan selanjutnya dilarikan ke Polsek Bukitraya.

Saat dijumpai di Polsek Bukitraya, kedua pria tersebut mengakui perbuatannya. Ia adalah AA alias Ali (23) dan FDR alias Firja (16). Mereka mengenal baru satu bulan di sebuah warnet.  “Saya yang mengemudi. Dan FDR yang ambil HP nya,” sebut AA. FDR pun mengakui bahwa dirinya yang mengambil HP Oppo milik korban. “Untuk dijual dan beli baju lebaran,” katanya.

Ditanya, apakah residivis? Keduanya pun mengiyakan. Begitu juga saat ditanya apakah pemakai? Aktif konsumsi sabu. ”AA pernah tersandung jambret pada 2016 lalu dan keluar pada 2019. Sementara FDR baru keluar baru Januari 2020. Saat ini masih kami dalami apakah masih ada TKP lain,” sebut Kapolsek Bukitraya Kompol Bainar melalui Kanit Reskrim Iptu Selamat.(s)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

1 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

1 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

1 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

1 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

1 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

2 hari ago