Categories: Hukum Kriminal

Diberi Kunci, Siswa SMK di Pekanbaru Jadi Korban Hipnotis

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang siswa salah satu SMK negeri di Kota Pekanbaru menjadi korban hipnotis seorang perempuan tidak dikenal pada Selasa (3/9) sore sekira pukul 16.20 WIB. Pelaku berhasil membawa kabur ponsel pintar milik korban.

Ayah korban bernama Said Mufti, warga Jalan Tengku Bey menceritakan, pelaku menemui anaknya saat pulang sekolah. Pelaku lalu menanyakan jam berapa saat itu. Karena tidak memakai jam tangan, korban mengeluarkan ponsel pintarnya. Lalu pelaku meminta tolong diantar ke taman di belakang Hotel Aryaduta, Jalan Diponegoro.

”Anak saya ini awalnya ragu-ragu, tapi karena melihat pelaku serius minta tolong, anak saya lalu mengiyakan,” ujar Said.

Dengan mengendarai sepeda motor milik pelaku, korban bersama pelaku sampai di taman. Di sini, pelaku kembali meminta tolong dipinjamkan ponsel pintar korban. Alasannya ia akan menelepon ibunya karena sedang bertengkar dengan suami.

Korban pun memberikan ponselnya dan membuka password. Namun di tangan pelaku, ponsel kembali terkunci. Pelaku pun meminta korban memberikan password. Namun korban menolak.

”Saat itulah pelaku memberikan benda seperti kunci duplikat ke anak saya. Dan saat memegang kunci itu, anak saya katakan ia merasa linglung dan menuruti permintaan si pelaku,” ujar Said.

Lalu, pelaku meminta korban menuju ke sebuah mobil yang parkir di dekat lokasi kejadian. Korban pun menuruti. Namun sebelum sampai ke mobil di maksud, korban sadar dan langsung berbalik arah. Sayangnya, pelaku berhasil kabur dengan membawa ponsel korban.

”Dan saat melihat ke arah mobil yang ditunjuk pelaku tadi, ternyata mobil itu tidak ada,” ujar Said.

Dikatakan Said, berdasarkan keterangan anaknya, beberapa temannya di sekolah sudah pernah menjadi korban hipnotis dengan modus yang sama. ”Anak saya korban ketujuh. Pelakunya perempuan dan berbadan gemuk. Modusnya memberi kunci ke korban lalu mengambil barang berharga korban,” ungkap Said.

Atas kejadian ini Said membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra membenarkan terkait laporan korban hipnotis tersebut. ”Kami sudah terima laporan, ini jadi atensi kami perkaranya. Sebelumnya kami juga sudah pernah mengungkap kasus hipnotis,” ucapnya.(end)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

4 jam ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

4 jam ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

8 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

8 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

8 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

9 jam ago