Categories: Hiburan

Dijamin Seram, Film Horor tentang Urban Legend Jabar Sedang Digarap

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kisah urban legend dari Jawa Barat bakal dibuat menjadi film. Kisah horor menakutkan garapan Tu7uh Rumah Produksi itu bakal diperankan oleh pemain baru dari Kalimantan Barat, Fransiska Julianti.

Sebagai catatan, saat ini Tu7uh Rumah Produksi sedang mempersiakan film bergenre horor mistis dengan teknologi CGI yang melibatkan dari orang-orang yang pernah memproduksi film-film Hollywood, Amerika Serikat. Cerita film horor tersebut mengangkat kisah urban legend terkenal di daerah sekitar Jawa Barat.

“Sosok tokoh horror dalam cerita tersebut, juga berbeda dari film horor-horor lainnya yang pernah ada. Film kali ini memang kami garap dengan serius dengan akan diperankan oleh 5 pemain yang salah satunya Fransiska,” kata Tirta Siregar dan Andre Murtono dari Production House (PH) Tu7uh Rumah Produksi kepada wartawan, baru-baru ini.

Tu7uh Rumah produksi sebelumnya menggarap film layar lebar berjudul Keira, 2 Batas Waktu, dan web series, Abi Ghea.

Tirta Siregar sebagai produser eksekutif Tu7uh Rumah Produksi mengatakan, cerita film horor yang akan diangkatnya adalah urban legend seputar mistis pesugihan disebuah desa terpencil.

Producer Andre Murtono menambahkan, filmnya yang sedang digarap akan menampilkan pemeran dari dua aktris terkenal dan 3 pendatang baru. Selain berkarakter, kata Andre Murtono, Fransiska berwajah mirip orang Korea atau Jepang. Saat ini Fransiska sudah masuk kelas akting secara serius untuk persiapan syuting pada bulan Juni-Juli mendatang.

Datang dari kota Pontianak, Kalimantan Barat, gadis 19 tahun itu menarik perhatian Tu7uh Rumah Produksi yang sedang menggarap sebuah film bergenre horror yang sedang dalam tahap produksi. Sosok Siska ternyata dirasa cocok untuk memerankan salah satu karakter yang judulnya masih dirahasiakan tersebut.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

10 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

10 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

10 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

11 jam ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

11 jam ago

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

1 hari ago