rumah-yusuf-mansur-digeruduk-massa-sahabat-seharusnya-bersabar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Rumah Ustaz Yusuf Mansur yang terletak di daerah Cipondoh, Tangerang, digeruduk massa pada Senin (20/6/2022). Mereka meminta kejelasan terkait masalah investasi batu bara yang dilakukan pada 2009 silam yang disebut mengumpulkan dana mencapai Rp46 miliar.
Saat itu sekitar 30 massa mendatangi rumah Yusuf Mansur. Tapi orang yang mereka cari sedang tidak berada di rumah. Ia ada di luar negeri, tepatnya di Hadramaut, Yaman. Sang ustaz kabarnya sudah berada di Yaman sejak sekitar 2 minggu lalu.
Ariel Mochtar selaku sahabat Yusuf Mansur mengatakan, seharusnya orang-orang yang mengaku sebagai korban itu bisa lebih bersabar. Sebab kasus batu bara ini sudah masuk ke pengadilan.
“Kalau menurut saya sih harusnya sabar saja menunggu proses sidang, kan hasilnya nanti yang menjadi pedoman dari hasil putusan pengadilan. Kasusnya sedang berjalan di PN Jakarta Selatan,” katanya kepada JawaPos.com, Selasa (21/6/2022).
Dia sendiri tidak tahu reaksi Yusuf Mansur pascaadanya penggerudukan sejumlah orang ke rumahnya. Ariel mengaku belum menjalin komunikasi dengan Yusuf Mansur.
“Nggak ada cerita. Saya belum komunikasi,” akunya.
Puluhan orang yang mengepung rumah Yusuf Mansur datang bersama Yayasan Pelita Lima Pilar. Kedatangan mereka ke sana karena upaya pembicaraan dengan baik dinilai tidak digubris. Mereka kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Yusuf Mansur.
“Kami datangi nggak ada. Ada yang bilang ke Yaman, ada juga yang bilang ke Singapura. Nggak tahu mana yang benar,” kata Herry Joesoef selaku Sekretaris Pelita Lima Pilar.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…
Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…
Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…
Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…