Categories: Hiburan

Siap Raih Prestasi Terbaik

RIAUPOS.CO – Audrey Vanessa, yang lebih akrab dipanggil Audrey, telah berpartisipasi dalam aktivitas sosial selama setahun ke belakang setelah dia dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2022. Dia juga telah mengambil bagian dalam aktivitas lain yang diadakan Yayasan Miss Indonesia.

Audrey Vanessa akan berkompetisi di Miss World Internasional 2024, yang akan diadakan di India dari 18 Februari hingga 9 Maret 2024, setelah ajang ini ditunda karena pandemi Covid-19. Audrey secara mengesankan dan memukau mampu melalui berbagai tantangan talent show dan menjawab Head to Head Challenge dengan sangat tepat di Miss Indonesia 2022 yang diadakan 15 September 2022 lalu.

Ini membuat juri dan banyak orang percaya bahwa Audrey akan siap melakukan tugasnya dan menjadi Miss Indonesia 2022.

“Audrey telah banyak memberikan kontribusi dari kegiatan sosial dan kegiatan lainnya bersama Yayasan Miss Indonesia selama dia memegang gelar Miss Indonesia,’’ kata Ketua Organisasi Miss Indonesia Liliana Tanoesoedibjo.

Audrey berharap dapat mencapai prestasi baru yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dan membawa nama Indonesia harum di kancah internasional dengan bantuan masyarakat Indonesia dan persiapan yang matang.

Audrey mempersembahkan Tari Ruai di Press Conference Miss Indonesia Goes To Miss World 2024, kemarin. Ini adalah salah satu penampilan yang akan dia lakukan di Miss World 2024. “Proses dan persiapan untuk menari cukup panjang, dan ini cukup menantang untukku,’’ kata Audrey.

Audrey mengikuti berbagai kelas untuk mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di Miss World 2024. Dia juga berusaha menjaga kesehatan dan penampilannya Selain itu, Audrey telah berpartisipasi dalam Project Beauty with a Purpose dengan tema Break The Silence yang telah disiapkan selama lebih dari satu tahun.

Tak hanya itu, Audrey mengeluarkan single terbarunya yaitu Break The Silenceyang ditulis sendiri olehnya berdasarkan pengalaman yang diperoleh dari proyek tersebut.

Audrey tidak hanya membuat lagu, tetapi juga membuat buku yang akan disebarluaskan untuk membantu semua anak-anak dan orang lain yang mengalami kekerasan, serta bagaimana mereka dapat bersuara saat mengalami kekerasan.(int/eca)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

PSMTI Kepulauan Meranti Kukuhkan Pengurus Baru Masa Bakti 2025–2029

Pengurus PSMTI Kepulauan Meranti periode 2025–2029 resmi dilantik dan menegaskan komitmen memperkuat peran sosial serta…

11 menit ago

K2GR Rumbai Kirim 10 Peserta Ramaikan Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Kawan-Kawan Gowes Rumbai memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan mengirimkan 10 peserta…

58 menit ago

Tragis, Kakak Beradik Asal Payakumbuh Meninggal di Tempat Usai Kecelakaan di Kampar

Dua saudara kandung asal Payakumbuh tewas di tempat setelah motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan…

1 jam ago

Demokrasi dan Alat Kuasa

Demokrasi Indonesia kembali diuji. Setelah Reformasi, bayang-bayang totaliterisme dan kemunduran kebebasan sipil mulai terasa.

18 jam ago

Sering Diabaikan, Ini Perbedaan Hipertiroid dan Hipotiroid yang Wajib Diketahui

Perubahan berat badan ekstrem bisa menjadi tanda gangguan tiroid. Kenali perbedaan hipertiroid dan hipotiroid agar…

20 jam ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Program Berobat Gratis UHC Tetap Berlanjut

Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…

3 hari ago