Categories: Hiburan

Nindy Ayunda Dipanggil Perkara Penyekapan Sopir, Ini Kata Pengacaranya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyanyi Nindy Ayunda kembali dipanggil oleh penyidik Polda Metro Jaya. Dia dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penyekapan kepada mantan sopir pribadinya, Sulaiman. Dalam perkara ini, Nindy dilaporkan oleh istri Sulaiman, Rini Diani. Laporan ini teregister dengan nomor LP/904/YAN2.5/2021/SPKT PMJ.

Kuasa hukum penyanyi Nindy Ayunda, Dwi Yoss mengaku bingung atas panggilan kepolisian ini. Pasalnya kasus penyekapan ini sudah selesai sejak tahun lalu. Sulaiman sendiri sudah pernah membantah terjadinya penyekapan.

“Laporan mengenai penyekapan ini buat bingung, ya, karena tahun lalu Sulaiman sudah menjelaskan kepada istrinya tidak ada kejadian apapun,” ungkap Dwi kepada wartawan, Sabtu (9/7/2022).

Dwi mengungkapkan, tahun lalu Sulaiman sudah mengaku tidak pernah disekap oleh Nindy. Menurut Sulaiman, saat itu istrinya hanya cemas karena dirinya sempat tidak pulang ke rumah.

’’Tahun kemarin di media masih ada, Sulaiman itu menyatakan sudah tidak diapa-apakan, memang mungkin nggak pulang ke rumah, tapi sudah dijelaskan ke istrinya, kalau dia nggak pulang ke rumah. Lalu tiba-tiba kok muncul lagi,” kata Dwi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Ridwan Soplanit membenarkan jika pihaknya akan memeriksa Nindy. Pemeriksaan sejatinya digelar pada Jumat kemarin, namun Nindy tak hadir. Sehingga penyidik menjadwalkan kembali pekan depan.

“Nindy masih saksi,” kata dia.

Melalui video pendek pada 15 Februari 2021, Sulaiman pernah membuat video klarifikasi. Intinya dalam video itu, Sulaiman membantah adanya penyekapan dan pemukulan.

’’Nggak ada, nggak ada penculikan, nggak ada pemukulan. Nah, itu gosip yang diterima istri saja. Jadi istri saya ketakutan,” kata Sulaiman dalam video tersebut.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

5 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

5 jam ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

6 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

6 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

10 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

10 jam ago