Categories: Gaya Hidup

Ini Dia Solusi Atasi Suara Gemuruh Ban hingga Dalam Kabin

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bila Anda mendapati suara gemuruh saat mobil dikendarai jangan panik, bahkan suara gemuruh akan bertambah lebih terdengar dalam kabin saat melewati jalanan beton. Memang hal ini sangat menggangu kenyamanan, tapi tetap fokus saat mengendarai karena bila terpecah konsentrasi dengan suara tersebut makan berakibat kecelakaan.

Sebenarnya suara gemuruh bisa ditimbulkan diantaranya dari permukaan ban mobil yang tidak rata. Permukaan ban mobil yang tidak rata disebabkan oleh keausan ban, yang jelas jenis keausan permukaan ban juga berbeda-beda.

Ada beberapa jenis keausan ban yang kerap terjadi, yang pertama adalah keausan ban di bagian tengah. Bila ban mobil aus tapi hanya di bagian tengahnya saja, hal tersebut menandakan tekanan angin ban terlalu tinggi. Sehingga bagian tengah ban akan lebih menonjol karena memang bagian tengah ban dibuat lebih tinggi. Sehingga hanya bagian tengah ban yang bergesekan dengan permukaan jalan.

Kedua adalah keausan ban di bagian samping luar dan dalam, ini kebalikan dari yang pertama. Apabila tekanan angin berlebih maka bagian tengah akan lebih menonjol tapi kalau tekanan angin ban di bawah standar maka ban akan kempes. Ketika ban kempes, maka lebar ban akan menjadi lebih besar karena bagian samping ban akan menjadi titik tumpu kendaraan. Dengan kata lain, saat ban kempes bagian samping ban yang akan bergesekan dengan aspal sehingga keausan ban dibagian samping akan lebih cepat.

Penyebab ketiga adalah keausan ban di bagian luar saja, ini artinya posisi ban tidak garis lurus dengan permukaan jalan. Dengan kata lain sisi atas ban lebih keluar daripada sisi bawah ban. Kondisi ini sering disebut dengan positive camber. Solusinya Anda perlu melakukan standarisasi terkait kaki-kaki pada mobil anda.

Keempat adalah ban di bagian dalam saja, ini artinya negative camber terlalu besar. Negative camber adalah kondisi dimana sisi bawah ban lebih keluar dibandingkan sisi atas ban. Solusinya yakni memperhatikan kondisi bushing, spring dan shock absorber, kalau lemah segera ganti. Selain itu perhatikan barang bawaan/beban yang masuk ke dalam mobil, pastikan tidak berlebihan.

Penyebab terakhir adalah keausan ban yang acak dan tidak merata.Ini disebabkan karena sudut toe yang tidak tepat. Sudut toe adalah posisi roda dimana bagian sisi depan roda dan sisi belakang roda tidak lurus. Apabila sisi depan roda lebih keluar itu dinamakan “toe out”. Sedangkan bila sisi belakang roda lebih keluar dinamakan “toe in”. Anda harus dilakukan balancing roda dan spooring. Semoga bermanfaat.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tanah Tiba-Tiba Amblas, Abrasi Sungai di Inhil Hancurkan 6 Rumah

Bencana abrasi melanda Desa Sungai Nyiur, Inhil. Enam rumah rusak berat dan belasan jiwa terdampak…

23 jam ago

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

2 hari ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

2 hari ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

2 hari ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

2 hari ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

2 hari ago