Categories: Gaya Hidup

Japandi dengan Smart Budgeting

Konsep dekorasi Japandi te­ngah menjadi trend saat ini. Konsep desain interior ini merupakan peleburan antara dua konsep yang sudah ada sebelumnya, yakni Japanese dan Scandinavian. Unsur putih, kekayuan dan sederhana menjadi sorotan dari peleburan ini. Meski dua konsep dijadikan satu, hunian ala Japandi bisa diwujudkan dengan budgeting yang tepat sesuai kantong masing-masing.

(RIAUPOS.CO) – Salah satu yang menerapkan kolaborasi konsep ini ialah Desfreidna. Wanita yang akrab disapa Eci ini, sudah beberapa waktu terakhir menerapkan konsep desain interiornya Japandi di huniannya. ‘’Saya memang sukanya yang minimalis, simpel, warna-warna terang yang didominasi putih. Semuanya bisa disatukan dalam konsep ini,’’ ujarnya.

Agar budget dalam urusan home décor tak membengkak karena menyatukan dua konsep sekaligus, Eci mengaku menerapkan smart budgeting. Ia mengaku membeli keperluan rumah yang telah disesuaikan dengan budget.

Jadi, sebelum membeli, Eci biasanya mengelompokkan keperluan home décor berdasarkan prioritas. Ia menghindari membeli printilan-printilan tak penting yang bikin tekor dan penuh ruangan. Dengan begitu, budget yang terpakai bisa terus dikontrol. Di sisi lain, keperluan rumah juga tetap bisa terpenuhi sesuai dengan fungsinya. ‘’Kalau saya, yang pasti beli barang-barang esensial dulu. Yang bener-bener diperlukan sehari-hari. Misalnya barang elektronik, seperti kulkas, rice cooker dan lainnya. Juga matras, tempat tidur dan lainnya,’’ ujar pemilik akun Instagram @rumahmepetbsd ini.

Nah, dalam memilih peralatan esensial itu, ia juga sebisa mungkin menyesuaikan dengan konsep Japandi. Misalnya, saat memberi tempat tidur dan barang lainnya diutamakan yang memiliki unsur warna dan desain yang simpel juga minimalis.

Selanjutnya, setelah keperluan esensian terpenuhi, barulah pelan-pelan ia memilih furniture. Seperti lemari, rak, sofa, meja makan dan lainnya. Sebelum membeli, ia juga biasanya melakukan survey harga dan bentuk terlebih dahulu. Tujuannya sebagai perbandingan dan patokan untuk mendapatkan barang terbaik dengan harga terendah tentunya.

Jadi, kalau suka, jangan langsung beli. Cek dulu toko sebelah. Siapa tahu ada yang lebih murah kan?

Untuk sisanya, Eci mengaku hanya membeli barang-barang yang memiliki fungsi penting. Ia mengaku jarang membeli printilan-printilan yang fungsinya hanya sebagai pajangan atau pemanis saja.

Dengan smart budgeting ini, nyatanya tak membuat kesan estetik dari huniannya berkurang. Justru, seluruhnya tampak pas, sesuai dan juga lengkap tapi jauh dari kesan penuh dan sesak.

Konsep Japandi yang sarat dengan unsur putih, terang, kayu dan luas ini juga memberikan kesan modern di dalam hunian Eci. Dengan dinding yang didominasi warna putih, lantai kayu, furniture kayu, jendela dan filtrasi yang besar benar-benar menjadikan rumah Japandi dengan smart budgeting ini menjadi inspirasi para pecinta home décor di mana pun berada.

Laporan : SITI AZURA
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 hari ago