Categories: Gaya Hidup

Bekal Cantik Bikin Semangat

Bagi pecinta drama Korea (drakor), tampilan bekal yang unik tentu sudah menjadi hal yang muncul dalam beberapa adegan. Khususnya saat adegan makan siang ataupun piknik. Orang Korea memang suka menghias bekal mereka semenarik mungkin. Terlebih untuk bekal anak sekolah.

Laporan: SITI AZURA (Pekanbaru)

Gaya hidup tersebut nyatanya banyak diadaptasi para bunda untuk mempercantik bekal sang buah hati. Salah satunya ialah Siska Aprianti. Ibu rumah tangga satu ini rajin menghias bekal sang kecil semenarik mungkin terinspirasi dari drakor favoritnya.

“Awalnya bikin bekal waktu anak pertama saya masuk TK. Di awal-awal sih masih bekal ala kadarnya aja. Tapi karena sering nonton drakor pas adegan mereka piknik atau lagi bawa bekal gitu jadnya tertarik bikin bekal yang lucu juga," terangnya kepada Riau Pos.
Siska Aprianti dan keluarga kecilnya.
Ia pun mulai mencari tambahan asupan inspirasi lain dari Instagram. Semakin dicari, ia pun semakin tertarik. Ditambah lagi respon sang buah hati yang senang melihat isi kotak bekalnya berbentuk lucu dan berwarna-warni.

Menurutnya, tak ada trik khusus yang ia lakukan agar tampilan bekal menjadi menarik. "Semuanya bermodalkan the power of foodpicks aja sih. Tinggal tusuk sana-sini, si bekal langsung jadi lucu," sambung pemilik akun Instagram @siskaapriantie ini.

Namun, tantangannya ia harus memutar otak dan memperkaya referensi agar si kecil tak mudah bosan. Baik dari menu maupun tampilan.

"Tantangannya palingan mikirin menu setiap harinya ya. Tapi saya biasanya sudah bikin stok frozen food buat menu seminggu. Jadi, pagi-pagi tinggal goreng aja, nggak ribet," paparnya lagi.

Ia juga sering berburu kotak bekal lucu, printilan hiasan, cetakan dan keperluan hiasan bekal lainnya di toko online. Menurutnya, saat ini pilihan printilan dan aksesoris bekal sudah banyak dan beragam. Harganya pun cukup terjangkau sehingga ia cukup terbantu dalam menghasilkan bekal yang lucu dan menggemaskan. Namun, pastikan printilan tersebut, khususnya yang non edible, tak merusak rasa dan tak terlalu kecil. Menghindari tertelan saat anak menyantap bekal.

Di samping itu, Siska menilai ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyajikan bekal untuk si kecil. Bukan hanya bentuknya saja. Namun yang lebih utama ialah menunya memenuhi keperluan gizi si kecil dan ia suka makanan tersebut. Jadi nggak mubazir deh.

"Kita harus mastiin bekal yang dibawa si kecil itu pasti disukai. Jadi, pulang-pulang, bekalnya habis. Alhamdulillah anak saya gak pilih-pilih makan, apapun yang dibekalin selalu habis," cerinya.

Melihat kotak bekal kosong, bahagiapun merekah di hatinya. Hal itu yang membuatnya selalu termotivasi untuk memberikan bekal cantik untuk sang buah hati. "Pengorbanan bangun pagi-pagi dan riweuh di dapur terbayar sama kotak bekal yang kosong pas si kecil pulang sekolah," ucapnya senang.

Tertarik mencoba hal yang sama? Kamu bisa mulainya pelan-pelan dengan memanfaatkan apa yang ada di rumah. Misalnya, membentuk sayuran menjadi bunga, menggunakan mangkok kecil sebagai cetakan dan lainnya. Ini cocok diterapkan terutama untuk si kecil yang susah makan. Jika si kecil menunjukkan ketertarikan, nggak ada salahnya untuk membeli berbagai printilan hiasan bekal. Karena ada bahagia yang tak terungkapkan jika si kecil makan dengan lahap. Nama­nya juga usaha ya Bun.***

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

13 jam ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

13 jam ago

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

14 jam ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

14 jam ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

14 jam ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

15 jam ago