ingin-anak-nyaman-di-kampung-halaman-saat-mudik-ini-tipsnya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Terdapat beberapa hal yang patut dipastikan saat membawa anak mudik ke kampung halaman. Bukan hanya dalam perjalanan, namun orang tua juga wajib memperhatikan beberapa hal saat sudah sampai di tempat tujuan.
Dokter Spesialis Anak dari RS Katolik St. Vincentius a Paulo (RKZ) Irma Lestari Paramastuty memaparkan beberapa hal. Pertama, orang tua wajib memastikan bahwa rutinitas anak sehari-hari juga diterapkan saat dalam perjalanan maupun setelah sampai di kampung halaman.
“Pastikan jarak dan kendaraan untuk memperhitungkan jadwal makan anak dan tidurnya juga mengikuti rutinitas harian,” kata Irma.
OIrma menilai hal itu penting dilakukan untuk membantu orang tua menyesuaikan jadwal rutinitas anak usai bepergian. Sehingga, adaptasi anak akan semakin mudah di tempat baru.
“Kemudian perhatikan hidrasi anak untuk mengurangi dehidrasi selama perjalanan,” ujar Irma Lestari Paramastuty.
Apabila masih minum ASI, Irma menyarankan untuk menggunakan botol yang nyaman dan mudah digunakan. Sehingga lebih praktis dan lebih efektif.
“Kemudian, bawalah makanan bersih dan sehat dari rumah, upayakan tidak membeli makanan yang tidak diketahui kebersihannya,” pesan Irma Lestari Paramastuty.
Irma juga meminta orang tua untuk membawa obat yang biasa dikonsumsi dari dokter spesialis. Apalagi bila anak-anak memiliki alergi. ”Cari akses layanan kesehatan terdekat di tempat tujuan,” ujar Irma Lestari Paramastuty.
Dia meminta orang tua untuk memperhatikan jadwal bepergian. Orang tua juga diminta untuk tidak memaksa anak saat akan bersilaturahmi.
”Jangan paksa bila anak lemah, rewel, dan demam. Check up ke dokter untuk memastikan kondisi anak,” ucap Irma Lestari Paramastuty.
Dalam perjalanan pulang, Irma mengingatkan untuk memastikan semua barang dan obat-obat telah terbawa. Sehingga anak nyaman dan orang tua tenang.
“Saat perjalanan berangkat ataupun kembali, bawa obat antimabuk perjalanan di tempat yang mudah dijangkau seperti tas anak di kabin. Ganti pampers tiap 3 jam,” terang Irma Lestari Paramastuty.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…
Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…
Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…
Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…
Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…