BNI Syariah. Foto: JPNN
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — BNI Syariah menyiapkan dana sebesar Rp 180,2 miliar untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang libur panjang akhir tahun. Direktur Keuangan & Operasional BNI Syariah, Wahyu Avianto menjelaskan dana ini akan didistribusikan ke 68 kantor cabang BNI Syariah di seluruh Indonesia.
Pada akhir tahun, layanan transaksi keuangan di seluruh outlet BNI Syariah tetap berjalan dengan normal pada 19, 20, 23, 26, 27, 30, dan 31 Desember 2019.
Pada 24 dan 25 Desember 2019 BNI Syariah tidak melayani operasional di outlet, menyesuaikan hari libur nasional.
"Dalam memberikan layanan yang optimal, kami menyediakan internet banking, mobile banking, dan lebih dari 16 ribu ATM BNI ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Link Himbara serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, dapat digunakan Nasabah pada saat libur akhir tahun," kata Wahyu.
Wahyu menjelaskan kegiatan layanan penyetoran penerimaan negara pada 31 Desember 2019 diperpanjang hingga pukul 17.00 WIB waktu setempat.
"Pada 2 Januari 2020 seluruh kegiatan layanan di outlet BNI Syariah akan dibuka secara normal," jelasnya.
BNI Syariah juga memiliki produk dana dan pembiayaan serta layanan digital yang tergabung dalam Hasanah Digiverse (semesta kebaikan berbasis digital).
Selain itu, disediakan juga layanan untuk mengetahui informasi BNI Syariah melalui kanal website, social media (Facebook, Instagram, Twitter, YouTube dan Call Centre 1500046).(chi/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.