Categories: Ekonomi Bisnis

XL Axiata-SCOPI Kolaborasi Terapkan Solusi IoT untuk Tingkatkan Kualitas Kopi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions menjalin kerja sama dengan SCOPI (Sustainable Coffee Platform of Indonesia), dalam penerapan solusi berbasis Internet of Things (IoT) Smart Coffee Monitoring. Solusi ini untuk meningkatkan kualitas produk kopi dan efisiensi biaya operasional.

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata Feby Sallyanto, mengatakan, berdasarkan hasil data Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, tingkat konsumsi kopi meningkat sebesar 7% setiap tahunnya. Untuk mendapatkan pasar yang lebih luas dan memiliki nilai mutu yang tinggi, diperlukan usaha untuk menjaga konsistensi kualitas kopi.

"Salah satu yang bisa kita tempuh adalah dengan memanfaatkan solusi berbasis IoT seperti XL Smart Coffee Monitoring ini," kata Feby dalam siaran pers yang diterima Riaupos.co.

Menurut Feby, solusi IoT ini tidak sekadar untuk mendigitalisasi proses produk kopi, namun benar-benar dapat menjadi personal assistant bagi para petani kopi khususnya dalam proses fermentasi dan pengeringan.

Perangkat ini memiliki antara lain fitur notifikasi dan alert yang mengatur batas atas dan batas bawah di setiap variabel lalu memberikan peringatan jika kondisi lingkungan melewati batas tersebut supaya biji kopi tidak over-processed atau under-processed, terlebih jika terdapat perubahan kondisi iklim dan cuaca.

Pengguna pun bisa memonitor data-data tersebut kapan saja dan di mana saja melalui perangkat selulernya.

Manfaat lain dari produk ini adalah dapat memetakan dan memperbaiki best practice dari proses produksi kopi di mana setiap daerah akan berbeda satu sama lain. Selain itu, dalam konteks riset, produk ini dapat menyediakan data-data dari proses produksi kopi secara unik.

Lebih lanjut data tersebut dapat dipakai untuk melakukan penelitian lanjutan dalam berbagai bidang keilmuan pada proses produksi kopi.

Feby menambahkan, Smart Coffee Monitoring ini dapat digunakan oleh pemroses atau produsen kopi sekelas UMKM sampai perusahaan dalam skala industri besar. Solusi ini juga bisa diterapkan di daerah-daerah penghasil kopi yang banyak di antaranya berlokasi jauh di area pelosok.

"Sejak setahun belakangan ini kami terus mengembang produk Smart Coffee Monitoring yang awalnya single probe sensor, sekarang dengan pembaruan menjadi multi-probe dengan firmware yang sudah di upgrade, perangkat IoT kami juga didesain sedemikian rupa supaya mudah dan aman digunakan oleh petani dengan adanya Touch Screen Display dan Electrical Safety sehingga kami semakin optimis solusi ini akan sangat membantu para petani kopi,” lanjut Feby.

Di bagian lain, Direktur Eksekutif SCOPI,Paramita Mentari Kesuma, mengatakan, XL Axiata merupakan perusahaan pertama yang bekerja sama dengan SCOPI dalam penggunaan teknologi untuk teknik pascapanen kopi. Ini menjadi salah satu modal pendukung utama untuk meningkatkan diseminasi informasi, pengetahuan & peluang akses ke pasar di sektor pertanian. Salah satunya untuk membantu para petani kopi Indonesia.

"Terima kasih XL Axiata, melalui sistem IoT telah merealisasikan langkah untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi,” ujar Paramita Mentari Kesuma.

Berangkat dari situasi tersebut, XL Axiata Business Solution memutuskan untuk menggandeng SCOPI sebagai organisasi nirlaba yang menjembatani petani dengan pelaku pasar pada sektor kopi dalam memperkenalkan solusi IoT ini kepada para petani kopi yang berada di bawah SCOPI.

Kerja sama ini juga merupakan tahapan dari proses Go-to-Market solusi Smart Coffee Monitoring dengan pengenalan peran teknologi kepada seluruh stakeholders dalam industri kopi, khususnya pada member SCOPI (Eksportir, Industri Hilir dan juga pelaku petani Kopi).

Lewat kerja sama ini pula XL Axiata Business Solution berharap bisa mendapatkan informasi mengenai apa saja yang menjadi masalah yang dialami oleh para petani di lapangan. Data dan informasi tersebut bisa menjadi referensi menyusun product roadmap ke depannya.

Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

11 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

11 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago