Categories: Ekonomi Bisnis

Bos Honda Lebih Yakin Hybrid Daripada Full Electric

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Era elektrifikasi kendaraan nyatanya tak benar-benar memikat produsen mobil untuk melahirkan lini full Battery Electric Vehicle (BEV). Honda misalnya, produsen otomotif kenamaan itu nyatanya lebih prefer terhadap model hybrid alih-alih full BEV.

Honda yang lebih memilih hybrid dari pada BEV itu disampaikan oleh CEO Honda Takahiro Hachigo dalam wawancara baru-baru ini dengan Autonews, sebagaimana dikutip JawaPos.com pada Jumat (26/12). Ke depannya, dia mengatakan bahwa perusahaannya akan sangat bergantung pada model hibrida, yang menyatakan bahwa tujuan Honda saat ini adalah efisiensi bahan bakar, bukan elektrifikasi.

"Saya percaya kendaraan hybrid akan memainkan peran penting," katanya ketika ditanya tentang elektrifikasi. "Tujuannya bukan elektrifikasi, tetapi juga meningkatkan efisiensi bahan bakar. Dan kami percaya kendaraan hybrid adalah cara untuk mematuhi berbagai peraturan lingkungan," jelasnya.

Ketika pewawancara mendorong untuk klarifikasi mengenai kendaraan yang sepenuhnya listrik, Hachigo bahkan menembakkan beberapa ‘tembakan peringatan’ ke industri dengan mengatakan apakah benar ada pelanggan yang benar-benar menginginkan kendaraan listrik.

"Saya tidak begitu yakin (konsumen menginginkan kendaraan listrik) karena ada banyak masalah terkait infrastruktur dan perangkat keras. Saya tidak percaya akan ada peningkatan dramatis dalam permintaan kendaraan baterai, dan saya percaya situasi ini benar secara global," imbuhnya.

Hal tersebut dijelaskannya terkait dengan berbagai peraturan di berbagai negara yang harus dipatuhi. Oleh karenanya, pihaknya ingin terus melakukan riset dan pengembangan yang matang kepada kendaraan full BEV sampai benar-benar siap sembari menggenjot efisiensi bahan bakar melalui model hybrid.

Ditanya soal teknologi otonom, pembuat mobil Jepang itu menyatakan tertarik pada teknologi tersebut. Namun, pendekatan riset dan pengembangan terus dilakukan juga.

Sebagai informasi, Honda diketahui memiliki sistem atau teknologi semi otonom yang dikenal sebagai Honda Sensing’ pada beberapa model yang telah lahir di pasaran. Model tersebut adalah Civic dan Accord terbaru.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

5 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

5 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

1 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago