lustrasi Bank Mandiri (DOK JAWAPOS.COM))
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sulaiman Arif Arianto bakal menjalankan tugas dari Direktur Utama (Dirut) PT Bank Mandiri Tbk sebagai Direktur Utama. Jabatan ini bakal diembam Sulaiman sampai dengan diselenggarakannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Sulaiman sendiri sebelumnya duduk sebagai Wakil Direktur Bank Mandiri.
"Kami ada Wakil Dirut, Pak Sulaiman. Beliau akan melaksanakan tugas Dirut," ungkap Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi kepada wartawan di Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Senin (23/10) malam.
Sulaiman tetap menjabat sebagai Wakil Direktur Utama dan bukan Pelaksana Tugas (Plt). Hery menjelaskan bahwa Bank Mandiri tidak mengenal jabatan Plt.
Sulaiman menggantikan Kartiko Wirioatmodjo untuk sementara. Kartiko dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Wakil Menteri BUMN di Kabinet Indonesia Maju, Jumat (25/10) pekan lalu.
"Kan strukturnya di kami itu begitu, ada Dirut ada Wakil Dirut. Jadi kalau Dirutnya berhalangan, Wakil Dirutnya lanjut. Tetap sebagai Wakil Dirut, kan boleh," ungkap dia.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan RUPSLB Bank Mandiri akan digelar paling lama 90 hari ke depan sejak pengumuman Kartiko sebagai Wakil Menteri BUMN. Hal tersebut sesuai dengan aturan perusahaan Bank Mandiri.
"Ada waktu 90 hari ke depan untuk RUPSLB. Sebagaimana dalam anggaran perusahaan saat ini Wakil Dirut bertugas menjalankan tugas Direktur Utama," ujar Rohan.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…