mahasiswa-umri-beri-pengarahan-pentingnya-analisis-common-size
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (FEB Umri) memberikan pengarahan mengenai pentingnya analisis common size dalam menilai kinerja keuangan.
Kegiatan ini berlangsung, baru-baru ini di salah satu perusahaan, CV Karya Gemilang Lestari yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman Komplek Perkantoran Sudirman Raya Kota Pekanbaru. CV Karya Gemilang Lestari bergerak di bidang supplier dan konstruksi.
Salah satu mahasiswi pelaksana, Dewi Anisa Afmin mengatakan kegiatan dilaksanakan untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan dengan Dosen Pembimbing Siti Rodiah SE MSc.
Dijelaskan Dewi, kegiatan ini merupakan pengarahan seberapa pentingnya analisis common size pada perusahaan.
Di mana Dewi bersama rekan-rekannya di antaranya Mila Ultsani, Andini Syafitri, Putri Handayani, dan Rizky Hayrani memberikan pengarahan analisis common size yakni analisis persentase perkomponen merupakan teknik analisis laporan keuangan dengan menganalisis komponen-komponen yang ada dalam laporan keuangan, baik yang ada neraca maupun laba rugi.
"Banyak perusahaan-perusahaan di Pekanbaru belum mengetahui pentingnya analisis common size ini. Alhamdulillah, CV Karya Gemilang Lestari Pekanbaru mendukung kegiatan ini," ujar Dewi.
Sementara itu, Direktur dari CV Karya Gemilang Lestari Taufik Hidayat Pakpahan mendukung penuh dan mengapresiasi kegiatan ini. "Saya mendukung penuh kegiatan ini karena akan menunjang kinerja keuangan perusahaan saya ke depannya," ujar Taufik.
Mahasiswa Umri berkesempatan menganalisis laporan keuangan neraca dan laba rugi tahun 2021 CV. Karya Gemilang Lestari.
Taufik Hidayat Pakpahan juga mengucapkan terima kasih kepada nahasiswa Umri yang telah membantu perusahaan dalam menerapkan analisis common size.
"Terima kasih kepada mahasiswa Umri karena telah membantu dan melakukan kegiatan ini di perusahaan saya. Terus terang saya sangat senang karena hadirnya teman-teman nahasiswa di perusahaan saya dan pastinya kegiatan yang dilakukan ini akan sangat berguna untuk perusahaan ini," kata Taufik tersenyum.(hen/c)
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…