Pusat perbelanjaan Sukaramai Trade Center Pekanbaru terlihat ramai dikunjungi pembeli yang mencari pakaian untuk Idulfitri 1447 H, Kamis (26/2/2026). (Prapti Dwi Lestari/riau pos )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 H, sejumlah pusat perbelanjaan di Pekanbaru mulai dipadati masyarakat yang berburu kebutuhan Idulfitri, terutama pakaian baru. Salah satunya terlihat di Pusat Perbelanjaan Sukaramai Trade Centre (STC) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.
Pantauan di lokasi, Kamis (26/2), sejak siang hari suasana di setiap lantai pusat perbelanjaan tersebut tampak ramai oleh pengunjung yang keluar masuk toko. Gerai busana muslim, pakaian anak, hingga toko tas dan sepatu dipenuhi pembeli yang mencari model terbaru dengan harga terjangkau. Kepadatan pengunjung bahkan membuat sejumlah lorong pertokoan terlihat sesak.
Para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli yang mencoba pakaian, menanyakan ukuran, hingga menawar harga. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga tampak antusias memilih baju Lebaran dengan berbagai warna dan model. Sejumlah keluarga datang bersama untuk menentukan pilihan terbaik yang akan dikenakan saat Hari Raya.
Salah seorang pedagang pakaian muslim di lantai dasar STC mengaku jumlah pembeli mulai meningkat sejak awal pekan ini. Ia menyebut tren belanja Lebaran tahun ini terasa lebih awal dibandingkan biasanya.
“Alhamdulillah, sejak tiga minggu sebelum Lebaran pembeli sudah mulai ramai. Biasanya dua minggu terakhir baru benar-benar padat, tapi sekarang siang hari saja sudah ramai. Banyak yang cari baju koko, gamis, dan setelan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan pembelian terjadi karena masyarakat ingin menghindari lonjakan harga dan kehabisan stok menjelang akhir Ramadan. Selain itu, pembeli juga ingin memiliki lebih banyak pilihan model.
“Kalau sudah masuk minggu terakhir biasanya ukuran cepat habis. Jadi pembeli sekarang datang lebih awal supaya pilihan masih banyak dan tidak terlalu berdesakan,” tambahnya.
Sementara itu, Rina (34), warga Kecamatan Marpoyan Damai, mengaku sengaja datang lebih awal untuk membeli kebutuhan Lebaran bersama dua anaknya.
“Saya sengaja belanja dari sekarang supaya tidak terlalu ramai nanti. Modelnya masih lengkap dan anak-anak juga bisa pilih dengan nyaman,” katanya.
Hal serupa disampaikan Andi (29), yang tengah memilih pakaian di salah satu gerai pria. Ia menilai belanja lebih awal memberikan keuntungan dari sisi kenyamanan dan harga.
“Kalau mendekati Lebaran biasanya penuh dan susah parkir. Sekarang memang sudah ramai, tapi masih bisa bergerak. Harganya juga masih normal dan banyak diskon,” ujarnya.
Para pedagang berharap tren peningkatan pembeli ini terus berlanjut hingga puncak Ramadan. Dengan semakin dekatnya Idulfitri, pusat perbelanjaan diperkirakan akan semakin ramai oleh masyarakat yang ingin melengkapi kebutuhan sandang mereka.(ayi)
Seorang perempuan terjatuh dari Fly Over Pasar Pagi Arengka Pekanbaru dan ditemukan tak sadarkan diri.…
Pemko Pekanbaru gandeng 21 SMP swasta dalam SPMB 2026–2027 untuk memperluas akses pendidikan dan memastikan…
Puluhan kepala sekolah di Kepulauan Meranti menerima surat mutasi palsu dan diminta transfer Rp5 juta.…
Mohon penjelasan mengenai siapa saja yang termasuk dalam kategori tersebut beserta ketentuan apakah mereka wajib…
Mahasiswa UIN Suska Riau diduga membacok mahasiswi di ruang seminar. Polisi menyebut pelaku telah merencanakan…
Jalan Lintas Tengah dan Rengat–Tembilahan di Inhu rusak parah dan belum diperbaiki jelang Idulfitri. Perbaikan…