Categories: Ekonomi Bisnis

Capella Honda Bagikan Tips Boncengan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sepeda motor merupakan moda transportasi yang mudah dan cepat. Oleh karena itu individu banyak menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi utama untuk kesehariannya. Tentunya dalam penggunaannya sepeda motor juga bisa mengangkut lebih dari satu orang dengan maksimal kapasitas angkutan yakni dua orang, satu pengendara dan satu penumpang. Nyatanya masyarakat Indonesia masih saja banyak yang menyalahi aturan safety riding tersebut.

Oleh karena itu, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Main Dealer Honda wilayah Riau membagikan ilmu terkait tips berboncengan yang aman dan nyaman di SMK Migas Inovasi Riau dengan tema Generasi Muda #Cari_aman. Dalam kegiatan ini, tim safety riding dari PT CDN Riau membagikan ilmu berboncengan yang aman kepada 70 siswa dan siswi dari SMK Migas Inovasi Riau.

Dengan menerapkan protokol kesehatan dan peserta yang ikut wajib telah mendapatkan dosis vaksin kedua, Instruktur Safety Riding PT CDN Riau Steven membagikan tipsnya. Dalam materinya, ia menyampaikan bahwa pentingnya postur berboncengan yang baik dan benar dalam berkendara.

"Pertama adalah memakai riding gear atau perlengkapan berkendara yang aman.  Tidak hanya pengendara, untuk yang orang yang dibonceng pun harus menggunakan perlengkapan yang aman dan standar. Helm berstandar SNI, jaket dan sepatu merupakan hal yang penting bagi pengendara maupun yang dibonceng," katanya, Jumat (25/2).

Selanjutnya adalah, membedakan gaya berkendara saat berboncengan dan mengendarai sendiri. Steven memaparkan, adalah perlu memperhitungkan bila akan mendahului kendaraan lain, melihat kemampuan sepeda motor serta timing yang tepat.

"Untuk pembonceng, tempatkan tangan dipinggul pengendara. Hal ini merupakan aturan paling dasar dalam berboncengan. Dengan memegang pinggul pengendara akan membuat kita tetap terhubung dengan gerakan pengendara dan bisa mengantisipasi saat dalam kondisi medan jalan yang kurang baik," jelasnya.

Selain itu, sepeda motor juga harus dalam kondisi yang prima. Sebelum melakukan perjalanan harus dlakukan pengecekan kendaraan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi yang baik, terlebih jika akan digunakan untuk berboncengan. "Selalu lakukan perawatan berkala untuk menjaga performanya," imbuhnya.(anf)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

1 hari ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

1 hari ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

1 hari ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

1 hari ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

1 hari ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

1 hari ago