Categories: Ekonomi Bisnis

Unicharm Indonesia IPO 20 Desember

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Uni-Charm Indonesia (Unicharm) yang bergerak di bidang produksi popok bayi, pembalut wanita, dan popok dewasa akan melaksanakan pencatatan umum perdana saham (IPO). Hal tersebut akan dilakukan pada 20 Desember mendatang.

Associate Director PT Sinarmas Sekuritas, Datin Rafidah Mahadi mewakili  perusahaan mengatakan bahwa Uni-Charm akan menawarkan 831.314.400 saham atau setara 20 persen. Hal tersebut berasal dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran saham perdana dengan nominal sebesar Rp 100 per saham.

"Harga penawaran sekitar Rp 1.400 hingga Rp 1.800 per lembar saham, raihan dana IPO yang ditargetkan sebesar Rp 1,2 triliun," jelasnya di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Senin (25/11).

Sehubungan dengan dana IPO, perseroan akan menggunakannya untuk pengumpulan capex (belanja modal). Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, dana tersebut akan dipakai untuk pembelian mesin agar produksi meningkat.

"Kami melihat kita punya peluang untuk berkembang. Untuk jadi market leader, kita harus melakukan pengembangan secepatnya. Dari dana yang ada kita kembangkan untuk mendapatkan sales. Saat ini ada empat pabrik, di Mojokerto masih ada space untuk memaksimalkan produk. Dalam dua sampai tiga tahun ke depan tidak ada penambahan pabrik," ujar dia.

Selain itu, President Director Uni-Charm Indonesia, Yuji Ishii menambahkan, penawaran efektif dari Otoritas Jasa Keuangan dapat diperoleh pada 11 Desember 2019 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada 12 dan 13 Desember 2019.

"Kami optimis saham kami akan diminati oleh investor karena merupakan perusahaan pemimpin pasar Indonesia untuk ketiga kategori produk utama dengan pangsa pasar mencapai 49,8 persen untuk produk popok bayi, 42,1 persen untuk produk pembalut wanita, dan 46 persen untuk popok dewasa berdasarkan nilai pasar ritel tahun 2018," tuturnya.

Nantinya dana hasil IPO yang sebesar 64,6 persen akan digunakan untuk belanja modal. Kemudian  20,6 persen untuk pembayaran utang, dan sisanya 14,8 persen akan digunakan untuk modal kerja.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

3 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

23 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

1 hari ago