Categories: Ekonomi Bisnis

BI Taja Riau Sharia Week 2020

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam rangka pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu motor penggerak perekonomian dan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, berkelanjutan dan mengedepankan prinsip – prinsip keadilan, Bank Indonesia (BI) Riau menggelar Riau Sharia Week 2020.

Kepala BI Riau Decymus menyebutkan, pangsa syariah di Indonesia sangat besar dan terus berkembang di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau. Ia juha menjelaskan, agenda ini adalah iven tahunan yang diselenggarakan oleh BI Riau dan merupakan bagian dari Festival Ekonomi Syariah (FeSyar) di tingkat regional Sumatera dan ISEF (Indonesia Sharia Economic Festival) untuk tingkat nasional dan internasional.   

"Kegiatan Riau Sharia Week 2020 akan dilaksanakan selama 1 minggu, yaitu dari tanggal 24 sampai dengan 30 Agustus 2020 secara semi virtual," ujar Decymus.

Lebih lanjut, Decymus menyebutkan gaya hidup masyarakat dalam mengkonsumsi barang dan jasa bersertifikat halal yang terus meningkat. Selain itu, bertambahnya global player dalam memasok rantai nilai halal dunia (Global Halal Value Chain) juga membuat ekonomi syariah menjadi penting.

"Oleh karena itu, penye­lenggaraan kegiatan ekonomi dan keuangan syariah di dalam negeri ataupun di Riau tidak boleh berhenti dari sisi sebagai konsumen utama rantai nilai halal dunia, tetapi juga harus bisa memperluas media penetrasi domestik terhadap barang – barang halal bersertifikat halal yang berkualitas dan berstandar internasional," jelasnya.

Decymus menambahkan, di tengah pandemi dan kondisi ekonomi saat ini, diperlukan dukungan pada pelaku Pesantren, Lembaga ZISWAF, UMKM dan Pekerja Ekonomi Kreatif untuk diberikan motivasi dan wadah naik kelas agar bisa menembus pasar domestik dan internasional dengan berlandaskan prinsip – prinsip ekonomi dan keuangan syariah.

Decymus berharap usaha maupun bisnis agen-agen ekonomi dan keuangan syariah yang terlibat dalam Riau Sharia Week dapat direplikasi atau menjadi motivasi bagi orang lain dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang baru dan berkontribusi dalam pembentukan PDRB Riau maupun Indonesia.

"Kegiatan Riau Sharia Week merupakan suatu rangkaian kegiatan menuju Fesyar Sumatera dan ISEF 2020. Oleh karena itu setelah kegiatan Riau Sharia Week 2020 ini, kami akan membawa pemenang dari 7 lomba tersebut ke event FeSyar 2020 tingkat regional Sumatera pada tanggal 1 sampai dengan 15 September mendatang di Sumatera Barat secara virtual," ungkapnya.

Dikatakan Decymus, pi­haknya akan, akan membawa para peserta terpilih ke ajang 7th ISEF di Jakarta pada Oktober 2020 mendatang.

Agenda ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution. Dalam sambutannya, ia mengatakan kegiatan Riau Sharia Week 2020 merupakan acara yang diinisiasi oleh Bank Indonesia perwakilan Riau melalui sinergi dengan Komite Nasional Ekonomi Syariah, Pemerintah Daerah, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia serta Masyarakat Ekonomi Syariah, Otoritas Jasa Keuangan dan beberapa pihak terkait lainnya.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

9 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

9 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

9 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

10 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

10 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

10 jam ago