Categories: Ekonomi Bisnis

Awas, Jangan Sembarangan Ganti Lampu Kendaraan, Ini Aturannya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Melakukan modifikasi kendaraan boleh dan sah-sah saja, namun yang perlu diingat adalah tidak mengurangi fungsi dan aturan keselamatan. Hasil modifikasi yang berbeda mempunyai kebanggaan tersendiri bagi sang pemilik.

Akan tetapi perlu diingat, semua itu ada aturannya, termasuk dalam hal mengganti lampu kendaraan yang juga salah satu bagian dari modifikasi. Seperti diketahui, lampu yang terpasang pada kendaraan punya warna yang berbeda-beda.

Ada yang menghasilkan warna merah, putih dan kuning. Sebenarnya, pemakaian warna yang berbeda ini sudah diatur dan mengacu pada peraturan keselamatan berkendara yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2012 pasal 23.

Karena sudah ada aturannya, kita sebagai pengguna kendaraan sangat disarankan untuk tidak mengganti-ganti lampu asli. Alasannya karena lampu standar bawaan pabrik sudah dirancang sesuai peraturan yang berlaku. Namun sayangnya, hingga saat ini masih banyak pemilik kendaraan yang mengganti warna lampu kendaraan dan tidak sesuai dengan aturan.

Apalagi tak jarang yang menambahkan aksesori tambahan misalnya dipasang lampu kelap-kelip. Pemasangan lampu seperti itu melanggar aturan pasal 106 Peraturan Pemerintah No 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Dalam peraturan ini, ada tiga jenis lampu yang tidak boleh dipasang.

a. Cahaya kelap kelip, selain lampu penunjuk arah dan lampu isyarat peringatan bahaya.
b. Cahaya berwarna merah ke arah depan.
c. Cahaya berwarna putih ke arah belakang, kecuali lampu mundur.

Selain itu juga perlu diketahui, dalam Peraturan Pemerintah 55 Tahun 2012 yang mengacu pada UU no. 22 tahun 2009 pasal 48 ayat 3 tentang sistem lampu dan alat pemantul cahaya, disebutkan warna lampu yang legal atau diperbolehkan. Ketentuan-ketentuannya meliputi:

  • Lampu utama dekat berwarna putih atau kuning muda
  • Lampu utama jauh berwarna putih atau kuning muda
  • Lampu penunjuk arah berwarna kuning tua, dengan sinar kelap-kelip
  • Lampu rem berwarna merah
  • Lampu posisi depan berwarna putih atau kuning muda
  • Lampu posisi belakang berwarna merah
  • Lampu mundur dengan warna putih atau kuning muda, kecuali untuk kepeda motor
  • Lampu penerangan tanda nomor kendaraan bermotor di bagian belakang berwarna putih
  • Lampu isyarat peringatan bahaya berwarna kuning tua, dengan sinar kelap-kelip
  • Lampu tanda batas dimensi kendaraan bermotor, berwarna putih atau kuning muda, untuk kendaraan bermotor yang lebarnya lebih dari 2.100 mm untuk bagian depan, dan berwarna merah untuk bagian belakang
  • Alat pemantul cahaya berwarna merah, yang ditempatkan pada sisi kiri dan kanan bagian belakang kendaraan bermotor.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

16 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

16 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

18 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

19 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

19 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

19 jam ago