Categories: Ekonomi Bisnis

Tahun 2022, Pegadaian Kanwil Pekanbaru Siap Lakukan Ekspansi Bisnis

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tahun 2022 Pegadaian Kanwil Pekanbaru berencana akan melakukan ekspansi bisnisnya, dengan salah satu strateginya adalah grab new customer atau akuisisi nasabah baru, melalui serangkaian kegiatan yang sudah ditetapkan.
Hal ini dilakukan karena jika melihat data dari survey nasional literasi dan inklusi keuangan yang dikeluarkan oleh Otoristas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019, bahwa tingkat persentase literasi keuangan akan pembiayaan dengan lembaga pergadaian sebesar 17.81 persen, dan tingkat persentase inklusi keuangannya sebesar 12.38 persen.
"Untuk tetap terus meningkatkan hal tersebut, Pegadaian turut andil dan berperan secara aktif dalam mengedukasi masyarakat," kata Pemimpin Wilayah II PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah Pekanbaru Maryono, Rabu (24/11/2021).
Beberapa hal yang akan dilakukan oleh Pegadaian Kanwil Pekanbaru di antaranya adalah ekspansi dengan channel distribusi melalui Agen Pegadaian. Salah satu strategi yang akan diterapkan bertajuk Agen Go Digital, dimana Pegadaian Kanwil Pekanbaru akan melakukan pendampingan kepada agen Pegadaian untuk mengembangkan bisnis, baik dari penjualan produk Pegadaian, atau produk barang dan jasa dalam menghadapi persaingan di era digital, yaitu dalam bentuk pemberian pelatihan gratis, seperti digital marketing, online branding, copywriting, dan hal-hal lainnya.
"Saat ini jumlah Agen Pegadaian aktif di lingkup Kantor Wilayah Pekanbaru adalah 2494 Agen, dimana 1136 Agen Pegadaian tersebut berada di Provinsi Riau," ucapnya.
Selain dari itu, Pegadaian Kanwil Pekanbaru juga berencana akan melakukan ekspansi wilayah dengan metode canvassing. Hal itu dilakukan karena Pegadaian Kanwil Pekanbaru menilai belum dapat menjangkau seluruh wilayah yang ada di area kerjanya. "Pegadaian juga akan membuat program Gadai Keliling menggunakan Mobil Canvassing yang diharapkan dapat langsung melayani nasabah di daerah yang belum terdapat outlet Pegadaian. Untuk tahap awal, program ini akan dilakukan piloting di Provinsi Riau," ujar Maryono.
Masih dalam rangka untuk meningkatkan literasi dan inklusi kuangan di masyarakat, Pegadaian Kanwil Pekanbaru juga akan terus melakukan ekspansi ke nasabah generasi millennial dan generasi z. Hal ini dirasa perlu karena kaum milenial yang saat ini mendominasi demografi di Indonesia, perlu untuk paham dan tahu tentang perencanaan keuangannya, baik jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.
Untuk mendorong hal tersebut, Pegadaian Kanwil Pekanbaru mengadakan kerja sama secara intensif dengan perguruan tinggi dan sekolah-sekolah. Bentuk kegiatannya berupa Webinar, Kuliah Umum, Seminar, bahkan literasi secara langsung dalam mengkampanyekan #GenerasiPandaiPunyaRencana, yang merupakan gerakan yang dibangun oleh Pegadaian agar Generasi Millenial melek akan investasi dan perencanaan keuangan.
Kemudian, Pegadaian Kanwil Pekanbaru juga memiliki program Tabungan Emas untuk Generasi usia dini, melalui program Sekolah Emas, dengan tagline "Receh Jadi Emas" untuk kalangan SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat. Sekolah emas merupakan kerjasama dengan sekolah, untuk mengenalkan investasi dan menabung sejak usia dini dengan cara pemberian celengan gratis untuk menabung, yang kemudian akan diubah menjadi Tabungan Emas oleh Pegadaian. Tabungan Emas ini merupakan salah satu produk Pegadaian yang inovatif, dimana saldo yang dicatatkan adalah dalam bentuk gramasi emas, bukan lagi dalam bentuk uang. Saldo tersebut nantinya dapat dicetak menjadi emas batangan, ataupun dikonversikan menjadi uang dengan skema jual kembali (buyback).
Sampai dengan bulan November 2021, jumlah nasabah aktif Tabungan Emas Pegadaian kelolaan Pegadaian Kanwil Pekanbaru sudah mencapai 387.226 nasabah. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan guna mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, dan membantu seluruh lapisan masyarakat untuk dapat merencanakan masa depan yang lebih baik.
Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

3 jam ago

16 Tahun Setia Mendampingi Dharma Loka, Coach Dewit Terapkan Ilmu DBL Camp 2025

Coach Dewit sukses mengaplikasikan ilmu dari DBL Camp 2025 untuk membenahi fundamental pemain hingga membawa…

3 jam ago

Kreatif dan Sarat Pesan Lingkungan, Penampilan Tim Dance SMA Stella Gracia Curi Perhatian

Tim dance SMA Stella Gracia Pekanbaru mencuri perhatian publik pada ajang Aqua DBL Dance 2026…

4 jam ago

Perkembangan Penggerebekan MP Club: Polda Riau Tetapkan 5 Tersangka, 3 Orang Dipulangkan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menetapkan lima orang tersangka, termasuk empat pekerja THM, terkait kasus…

4 jam ago

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

15 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

16 jam ago