Categories: Ekonomi Bisnis

Mal SKA Gandeng Bono Jazz Festival 2019

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mal SKA Pekanbaru berkolaborasi dengan Bono Jazz Festival 2019 untuk memeriahkan puncak HUT ke-14  Mal SKA. Acara akan dimulai Rabu (23/10) hingga 27 Oktober mendatang. Bono Jazz Festival ini akan menghadirkan 120 musisi lokal dan luar dengan 30 secara bergilir. Bono Jazz Festival tahun ini mengangkat tema Karnival.

M Ikhsan selaku founder Bono Jazz Community menjelaskan acara akan diadakan di dua lokasi yakni dalam gedung Mal SKA, tepatnya di lantai dasar serta di halaman Mal SKA parkiran air mancur di depan pintu Siak. Selama 5 hari, dijelaskan Ikhsan, pengunjung bisa menikmati penampilan dan kolaborasi musisi nasional dan internasional lintas genre, baik jazz,melayu, pop hingga electro.

Musisi yang akan memeriahkan Bono Jazz Festival adalah Idang Rasjidi & Syndicate, Rieka Roeslan Andrigo dan Dr Dee dari Indonesia, Kwon Sub Lee dari Korea Selatan, Amar Reza Azalan, Bob Skunjas, Kirana Kay Jack Lim, Baby Shima, dan Jart Hassan dari Malaysia dan lainnya sebagainya.

Bono Jazz Festival setiap tahunnya juga menerima musisi, khususnya dari Riau dengan lintas genre untuk tampil di Bono Jazz Festival dengan membawakan karya Melayu dan jazz. "Di festival nanti, musisi dipersilakan tampil dengan gaya bermusik masing masing (misalnya ada musisi rock membawakan lagu Laksamana Raja Di Laut dan Love dengan gaya bermusik rocknya)" ungkap founder Bono Jazz Community ini.

Bono Jazz Festival juga mengajak para penggiat UMKM untuk bergabung memperkenalkan produk lokal diajang musik tahunan ini. "Harapan kami, pengunjung bisa menikmati musik sekaligus mengunjungi stan kuliner, pakaian dan produk lainnya," ujarnya.

Sementara itu, General Manager Mal SKA Pekanbaru Agus Salim dalam keterangan persnya di kesempatan itu menyatakan, bahwa rangkaian HUT SKA sudah dimulai sejak bulan Agustus lalu. "26 Oktober nanti kami akan melakukan pencabutan Undian Program Shop and Win SKA Family Card tahap II Periode X tahun 2019 dengan grand prize Toyota Rush serta hadiah lainnya, diantarannya perhiasan dan voucher belanja," ujarnya.

Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pekanbaru M Genta menyambut baik kegiatan ini. Dan instansi sudah menganggarkan acara ini di tahun 2020 sebagai iven tahunan Pariwisata. "Tentunya mengembangkan pariwisata tidak bisa dilaksanakan instansinya sendiri,tapi harus berkaloborasi dengan banyak pihak," ujarnya.(lin)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

12 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

12 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

14 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

15 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

15 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

15 jam ago