Categories: Ekonomi Bisnis

Turun Tipis, TBS Kelapa Sawit Jadi Rp2.797 per Kg

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode 22-28 September 2021 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur. Jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun sebesar Rp17,08 per kilogram (kg) dari harga Pekanbaru lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu pekan ke depan turun menjadi Rp2.797,78 per kilogram.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, penurunan harga ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal turunnya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PT PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp17,10 per kilogram, PT Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp168,68 per kilogram, PT Astra Agro Lestari mengalami kenaikan harga sebesar Rp58,00 per kilogram, PT Asian Agri mengalami kenaikan harga sebesar Rp41,46 per kilogram, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp18,80 per kilogram dari harga pekan lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, PT Astra Agro Lestari mengalami penurunan harga sebesar Rp18,18 per kilogram, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp38,00 per kilogram, PT Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp41,09 per kilogram dari harga pekan lalu.

"Sementara dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) melemah sepanjang pekan ini, melibas reli yang tercipta sepekan sebelumnya, jelang berakhirnya moratorium pembukaan lahan sawit di Indonesia," ujarnya.

Setelah libur sehari sebelumnya karena hari besar Malaysia, harga kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Oktober 2021 di Bursa Malaysia Derivatif Exchange langsung anjlok 3,9 persen ke 4.518 ringgit Malaysia per ton atau drop 182 ringgit pada Jumat (19/9).(sol)

"Koreksi tersebut memperparah penurunan selama sepekan, sehingga secara akumulatif harga komoditas ekspor utama Indonesia dan Malaysia ini anjlok 1,2 persen. Koreksi mingguan tersebut melibas reli yang terbentuk sepekan lalu sebesar 0,5 persen," jelasnya.(sol)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Go-SoC Perawang Kembali Ramaikan Riau Pos Gowes Merdeka, Puluhan Goweser Siap Berangkat

Go-SoC Perawang menyiapkan 25 goweser untuk Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menargetkan jumlah peserta…

1 jam ago

Kabar Baik untuk ASN Rohul, Gaji Agustus Ditargetkan Masuk Rekening Senin

Gaji ASN Rohul Agustus 2026 ditargetkan masuk rekening Senin. Keterlambatan terjadi akibat gangguan SP2D Online…

2 jam ago

Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf kepada Suporter

Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan Singapura 1-1. PSSI memastikan hasil tersebut…

3 jam ago

Buaya Muara Keluar dari Sungai, Warga Desa Undan Sampai Lari Menyelamatkan Diri

Buaya muara berukuran besar masuk perkampungan Desa Undan, Inhil, hingga mengejar warga sebelum akhirnya berhasil…

3 jam ago

KPK Dalami Tiga Pertemuan Suhardiman Amby dengan Menteri Kehutanan

KPK mengungkap tiga pertemuan Suhardiman Amby dan Raja Juli Antoni, termasuk dugaan penyerahan uang 14.000…

3 jam ago

Tragedi Pagi di Pekanbaru, Rosdiana Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibacok Mantan Suami

IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…

18 jam ago