Categories: Ekonomi Bisnis

Vaksin Sudah, Marketing Tetap Wajib Prokes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebagai garda terdepan dalam memasarkan dan menjual produk, marketing harus mematuhi protokol kesehatan. Bukan hanya untuk keamanan dan kesehatan marketing, namun dengan protokol kesehatan calon konsumen juga tidak waswas saat bertemu marketing.

Salah seorang marketing yang komit mematuhi protokol kesehatan adalah Rahmat SPsi. Konsultan Agung Toyota ini mengaku selalu menggunakan masker saat beraktivitas memasarkan produk mobil. Baginya memakai masker sudah menjadi kebiasaan baru sejak pandemi Covid-19 berlangsung.

"Awalnya lelah juga pakai masker, tapi sekarang kan sudah menjadi keharusan. Ikuti saja anjuran pemerintah terkait penerapab protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir," ujar Rahmat disela-sela pameran di Mal Living World Pekanbaru, Rabu (20/10).

Alumni Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim ini mengungkapkan perusahaan tempatnya bekerja juga mewajib pemakaian masker, mencuci tangan menggunakan sabun/hand sanitizer.

"Marketing kerjanya berhadapan dengan konsumen. Jadi rawan terpapar bila tidak menerapkan protokol kesehatan. Di masa pandemi, marketing harus menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan. Kami harus memberikan keyakinan ke calon konsumen bahwa konsuntan yang dijumpainya sehat dan terbebas dari Covid-19," ujarnya.

Namun tak cukup hanya sekadar menjalankan protokol kesehatan, dirinya juga divaksin agar lebih sehat dan terhindar dari penularan Covid-19. Bahkan perusahaan memfasilitasi marketingnya untuk mengikuti program vaksinasi nasional.

"Saya sudah vaksin kedua. Alhamdulillah setelah vaksinasi saya merasa bertambah sehat. Mudah-mudahan kinerja vaksinnya efektif dalam menangkal penularan Covid-19," kata bapak dua anak ini.

Ia berharap dengan gencarnya program vaksinasi yang dijalankan pemerintah bisa menekan laju penularan Covid-19. Apalagi sudah sebagian besar masyarakat secara sukarela mengikuti program vaksinasi massal tersebut.

Ia mengaku optimis pandemi Covid-19 segera berlalu. Syaratnya setiap orang selama mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta menghindari kerumunan. "Walau sudah divaksin prokes harus tetap dijalankan," ucapnya.(mar)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Peringati Waisak, PSMTI Riau Kumpulkan Ratusan Kantong Darah untuk PMI

PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…

12 jam ago

Kloter Pertama Haji Riau Berangkat dari Jeddah 4 Juni, Jemaah Diminta Patuhi Aturan

Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…

12 jam ago

Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…

13 jam ago

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

16 jam ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

16 jam ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

2 hari ago