Categories: Ekonomi Bisnis

RS Awal Bros Gandeng Voltaren Gelar Seminar Seputar Nyeri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – RS Awal Bros Pekanbaru bekerja sama dengan Voltaren kembali menggelar seminar kesehatan seputar nyeri. Acara ini digelar di Awaloeddin Function Hall lantai A, Sabtu (19/10). Ratusan peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan komunitas, terlihat antusias mengikuti acara yang juga dihadiri oleh narasumber terkemuka dr Kobal Sangaji Sp KFR.

Manager Marketing RS Awal Bros Pekanbaru, dr Engga Demartha mengatakan,  rasa nyeri merupakan gangguan yang disebabkan oleh kerusakan jaringan, gangguan syaraf, serta psikologis. Rasa nyeri yang datang terkadang di saat melakukan segudang aktivitas seperti keseleo, atau salah urat.

Itu sebabnya, RS Awal Bros Pekanbaru sengaja menghadirkan seminar kesehatan agar para peserta dapat menanggulangi nyeri langsung pada sumbernya. Saat ini juga, RS Awal Bros telah memiliki layanan untuk penanganan nyeri, seperti adanya Pain Ners, atau perawat khusus yang mengatasi nyeri pada pasien serta ditambah lagi dengan layanan fisioterapi yang dapatmembantu meredakan nyeri yang dialami oleh pasien.

“RS Awal Bros Pekanbaru juga telah menyiapkan layanan fisioterapi home care yang dapat dinimati pasien dikediamannya,” ucapnya.

Selain itu, RS Awal Bros Pekanbaru juga telah memiliki layanan unggulan berupa painless labour yaitu melahirkan tanpa nyeri yang dapat membantu para kaum ibu agar dapat melahirkan tanpa perlu takut merasakan rasa sakit.

 “Kami berharap dengan segudang layanan terbaik ini dapat membuat masyarakat Kota Pekanbaru khususnya dan Riau pada umumnya lebih memilih berobat di negeri sendiri, dibandingkan di luar negeri yang memerlukan biaya pengobatan tidak sedikit,” harapnya.

Sementara itu, dr Kobal Sangaji Sp KFR menjelaskan penanganan nyeri yang baik, adalah ketika di fase awal bisa ditangani secepat mungkin agar tidak berlanjut ke fase kronis. Dengan penanganan yang tepat, pasien tidak perlu menunda proses nyeri karena sebenarnya 60 persen pasien ke dokter karena nyeri.

“Budaya kita memang sering menunda penanganan. Kadang ditahan dulu, pakai ini dulu, itu dulu, tapi disaat sudah parah baru ke dokter,” jelasnya. Rasa nyeri terdapat pada semua macam penyakit, baik itu otot, tulang, sendi, kanker, hingga pikiran. Untuk penanganannya harus disesuikan dengan gejala yang ditimbulkan.(ayi)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

23 jam ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

23 jam ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

23 jam ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

24 jam ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

24 jam ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

2 hari ago