Categories: Ekonomi Bisnis

Permintaan DPR dan Menkeu Tidak Benar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kenaikan iuran BPJS Kesehatan kembali menjadi polemik setelah Komisi IX DPR RI mengusulkan keputusan tersebut dianulir. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pun kembali menegaskan, iuran BPJS Kesehatan dinaikkan demi keberlanjutan program jangka panjang.

Sri Mulyani mengatakan, keuangan negara terbatas jika terus-menerus digunakan untuk menambal defisit BPJS Kesehatan. Maka dia pun menawarkan, pemerintah akan menganulir kenaikan iuran BPJS Kesehatan jika PMN (penyertaan modal negara) sebesar Rp13,5 triliun dikembalikan.

Menurut Koordinator advokasi BPJS Watch Timboel Siregar, permintaan Komisi IX tersebut tidaklah benar. Dia menyebut, sudah benar Sri Mulyani menolak permintaan itu.

Akan tetapi, meminta BPJS Kesehatan mengembalikan PMN sebesar Rp13,5 triliun juga tidak bisa dibenarkan. Sebab, dana tersebut sudah dipergunakan untuk meng-cover kebutuhan kesehatan peserta.

"Menkeu enggak bisa ancam untuk menarik kembali. Naik tidak naik. Perpres Nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan harus dibayar," ujarnya kepada JPG, Kamis (20/2).

Menurut Timboel, yang bisa dilakukan pemerintah adalah mempercepat data cleansing masyarakat miskin. Sebab, masyarakat miskin inilah yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

Timboel menjelaskan, melalui data cleansing dapat diketahui mana masyarakat yang memang benar-benar berhak mendapatkan layanan BPJS Kesehatan tanpa membayar iuran. "Ancaman Menkeu (narik Rp 13,5 triliun) enggak benar, permintaan Komisi IX juga enggak benar," ucapnya.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 hari ago