JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Huawei Technologies dikenal sebagai merek populer di industri elektronik. Huawei juga merupakan penyedia peralatan telekomunikasi terkemuka.
Meski begitu, berdasarkan laporan terbaru, menggunakan keahlian mereka di bidang-bidang sebelumnya, Huawei disebut siap terjun ke bisnis baru. Raksasa teknologi Cina itu dikabarkan bakal segera memasuki pasar otomotif yakni mobil.
Di era saat ini, teknologi dan interkonektivitas berbagai area telah menjadi topik baru terkait kemajuan mesin dan jaringan yang ditingkatkan. Mobil self-driving terus dikembangkan dan mobil pintar menampilkan berbagai aspek cerdas dan interaktif juga. Pasar tersebutlah yang tampaknya bakal digarap Huawei.
Belakangan Huawei diketahui telah menunjukkan minat pada industri otomotif. Tampaknya perusahaan berupaya untuk memperluas bidang baru dengan meningkatkan pengembangan, produksi, penjualan, dan layanan suku cadang mobil dan sistem cerdas lainnya.
Menurut laporan NetEase menyebutkan perusahaan meningkatkan investasinya di industri otomotif. Dalam diversifikasi usaha, Huawei memanfaatkan keahlian teknologi dan komunikasinya untuk merambah bisnis kendaraan.
Sebelumnya, perusahaan telah bekerja sama dengan merek lain untuk model mobil tertentu dan mencoba kendaraan self-driving. Dengan semua pengalamannya, mungkin hanya masalah waktu sebelum perusahaan memasuki industri otomotif dengan merek barunya sendiri.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Pemko Pekanbaru segera menertibkan kabel fiber optik semrawut, terutama yang tak berizin dan menjuntai karena…
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…