PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Terkait hal tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM akan memberikan bantuan berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada para pelaku UMKM sebesar Rp2,4 juta. Salah satunya pelaku usaha kantin sekolah. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Riau Asrizal mengatakan, akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak Maret lalu, sekolah harus tutup yang juga berdampak pada tutupnya kantin sekolah.
"Karena sekolah tutup tersebut, maka kantin juga tutup sehingga mereka tidak bisa berjualan. Untuk itu, para pelaku UMKM kantin sekolah kami harap untuk bisa mendaftarkan diri agar mendapatkan dana bantuan dari pemerintah," katanya, Jumat (18/9).
Pendaftaran pelaku UMKM yang terdampak tersebut, lanjut Asrizal, yakni bisa melalui website yang sudah disediakan yakni www.mataumkm.riau.go.id. Pada website tersebut, pelaku UKMK bisa mengisi formulir yang sudah disediakan. "Saat ini, dari beberapa pelaku UMKM yang sudah mendaftar untuk mendatangkan bantuan tersebut, dari kalangan pelaku UMKM kantin sekolah masih sedikit. Mungkin masih banyak yang belum tahu," sebutnya.
Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah kabupaten/kota untuk dapat menginformasikan adanya program tersebut kepada para pelaku UMKM di daerahnya.(ade)
BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…
PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…
Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.