Categories: Ekonomi Bisnis

Penundaan Bayar Kredit, 65.363 Debitur Sudah Disetujui

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan hingga Senin (13/4) kemarin, terdapat 65.363 debitur perusahaan leasing atau pembiayaan yang mendapatkan fasilitas restrukturisasi cicilan. Sedangkan, 150.345 nasabah masih dalam proses.

“(Relaksasi) pembiayaan sebanyak 65.363 debitur (disetujui) dan masih dalam proses permohonan  sebanyak 150.345 debitur,” ungkap Juru Bicara OJK Sekar Putih Jarot kepada JawaPos.com, Jumat (17/4).

Sedangkan, untuk debitur di industri perbankan yang direstrukturiasi cicilannya lebih dari 250 ribu. “Jumlah debitur yang telah direstrukturisasi di Industri Perbankan adalah 262.966 debitur,” tambah.

Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan relaksasi tersebut dalam rangka mengantisipasi dampak Covid-19. Restrukturisasi ini juga tertuang di dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical.

Dia menambahkan, pemberian restrukturisasi ini dilakukan dari penilaian yang telah ditentukan oleh masing-masing perusahaan pembiayaan atau bank terkait.

“Debitur terdampak Covid-19 harus mengajukan permohonanan restrukturisasi kepada bank atau perusahaan pembiayaan. Persetujuan permohonan, skema dan jangka waktu dari
restrukturisasi akan ditentukan berdasarkan penilaian atau asesmen bank atau perusahaan pembiayaan terhadap kemampuan membayar debitur dan juga kesepakatan kedua belah pihak,” jelas dia.

Sebagai informasi, syarat bagi para debitur agar bisa mendapatkan relaksasi penundaan pembayaran cicilan kredit, yakni yang terkena dampak Covid-19 dengan nilai kredit di bawah Rp 10 miliar, seperti pekerja informal, berpenghasilan harian, usaha mikro dan usaha kecil (UMKM). Kemudian, debitur juga harus mengajukan permohonan kepada bank atau perusahaan leasing.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

16 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

17 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

2 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

3 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

3 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 hari ago