Categories: Ekonomi Bisnis

Februari, Ekspor Riau Turun 4,56 Persen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, ekspor Riau pada Februari mengalami penurunan sebesar 4,56 persen dibanding ekspor Januari 2022. Nilai ekspor pada Februari sebesar 1,64 miliar dolar AS, sedangkan pada Januari 2022 sebesar 1,49 miliar dolar AS.

Kepala BPS Riau Misfaruddin mengatakan, penurunan ini disebabkan oleh turunnya ekspor nonmigas sebesar 7,94 persen, meskipun ekspor migas mengalami kenaikan sebesar 54,65 persen. "Ekspor nonmigas dari 1,52 miliar dolar AS pada Januari 2022 turun menjadi 1,49 miliar dolar AS padaFebruari 2022. Sebaliknya ekspor migas dari 92,55 juta dolar AS pada Januari 2022 naik menjadi 143,12 juta dolar AS pada Februari 2022," ujar Misfaruddin, Rabu (16/3).

Sementara itu, selama Januari-Februari 2022, nilai ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 26,76 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya ekspor nonmigas sebesar 31,80 persen, meskipun ekspor migas mengalami penurunan sebesar 15,81 persen.

"Penurunan ekspor migas disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 100 persen, meskipun ekspor industri pengolahan hasil minyak mengalami kenaikan sebesar 367,75 persen," ucapnya.

Lanjut Misfaruddin, dari 10 golongan barang ekspor nonmigas terbesar Februari 2022 dibanding Januari 2022, terdapat lima golongan mengalami penurunan. Yang terbesar antara lain yaitu lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 103,87 juta dolar AS, bubur kayu (pulp) 44,61 juta dolar AS, dan berbagai produk kimia 19,04 juta dolar AS.

"Sedangkan yang mengalami kenaikan antara lain kertas dan karton 35,69 juta dolar AS, ampas dan sisa industri makanan sebesar 2,76 juta dolar AS, dan berbagai makanan olahan 2,12 juta dolar AS," ucapnya.

Selama Januari-Februari 2022, ekspor 10 golongan barang utama nonmigas memberikan kontribusi sebesar 99,36 persen terhadap total ekspor nonmigas. "Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang utama nonmigas tersebut mengalami kenaikan sebesar 32,35 persen terhadap periode yang sama tahun 2021," ujarnya.(das)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

2 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

2 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

2 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

2 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

3 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

14 jam ago