ILUSTRASI. Logo perusahaan asuransi pelat merah PT Jiwasraya (Persero). (istimewa)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Perusahaan asuransi pelat merah PT Jiwasraya (Persero) belum menemukan titik terang guna merampungkan masalah gagal bayar. Membahas masalah ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Senin (16/12).
Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan, perseroan berencana melakukan aksi korporasi. Diharapkan, perusahaan mitra bisa memberikan suntikan dana kepada Jiwasraya.
"Dari segi perusahaan aset yang tersedia tidak bisa diandalkan lagi. Dari dulu saya sampaikan bahwa aksi andalan kami adalah corporate action. Ada beberapa inisiatif namun saya tidak bisa katakan sekarang," ujarnya kepada wartawan di gedung DPR Jakarta, Senin (16/12).
Hexana menuturkan, rencana aksi korporasi tersebut hingga kini masih menunggu uji tuntas (due diligence). Proses ini harus dilalui karena perusahaan ingin menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
"Timetable-nya masih menunggu. Kami sedang melakukan due diligence dengan delapan investor," ucapnya.
Hexana menjelaskan, dana dari investor hingga kuartal pertama tahun depan belum mencukupi. Sehingga harus diselesaikan melalui beberapa strategi. Penyelesaian klaim nasabah dibagi menjadi dua, di antaranya dengan cara meng-cover atau menunggu.
"Kami akan selesaikan dengan penuh komitmen. Ini masalahnya ekosistemnya yang diperbaiki. Di market semua harus berubah semua," tegasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…