Categories: Ekonomi Bisnis

OJK Tepis Isu Perbankan “Goyang” Akibat Pandemi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Di tengah pandemi Covid-19 ini, beredar informasi di masyarakat terkait adanya sejumlah bank yang mengalami masalah pelik, bahkan berada di ambang kebangkrutan. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau menepis informasi tersebut, dan menyebutkan jika saat ini, industri perbankan dalam kondisi stabil.

"Kondisi perbankan saat ini dalam kondisi baik dan normal. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait perbankan saat ini," tegas Kepala OJK Riau Yusri, Senin (15/6).

Yusri menjelaskan, stabilnya perbankan ini dapat dilihat dari rasio keuangan April yang berada dalam batas aman (threshold), seperti permodalan 22,13 persen, kredit bermasalah (NPL) gross 2,89 persen (NPL net 1.08 persen), dan kecukupan likuiditas yaitu alat likuid/non-core deposit dan alat likuid (DPK) April 2020 terpantau pada level 117,8 persen, dan 25,14 persen.

"Ini jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen," katanya.

Yusri memaparkan,l kondisi perbankan di Riau, di mana posisi NPL masih terkendali pada angka di bawah 2,96 persen, dan angka kredit 4,39 persen yoy. Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) berapada pada posisi 7,79 persen, aset perbankan di Riau secara umum juga tumbuh 4,55 persen dan Loan to Deposit Ratio (LDR) 82,71 persen.

"Dalam kondisi pandemi, industri perbankan masih terjaga dengan baik," ujarnya.

Oleh karena itu, Yusri mengimbau masyarakat Riau untuk tidak perlu khawatir, dan tidak mudah termakan berita hoaks yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

"Terutama nasabah Riau di sini, jangan percaya berita hoaks yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jangan juga menyebarkan beritak hoaks," tegas Yusri.

Selanjutnya, Yusri menambahkan, jika masyarajat ingin mendapatkan informasi yang lebih detail terkait hal tersebut, dapat menghubungi OJK melalui 157, atau melalui WhatsApp di nomor 081157157157.(a)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Minyak, Perang, dan Rapuhnya APBN Kita

Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga minyak global. Indonesia dinilai rentan akibat ketergantungan impor energi…

4 jam ago

Hotel Aryaduta Pekanbaru Ikut Earth Hour, Padamkan Lampu Demi Bumi

Hotel Aryaduta Pekanbaru ikut Earth Hour dengan aksi padamkan lampu. Kampanye ini ajak masyarakat peduli…

5 jam ago

LPJU Tak Berfungsi, Jalan Sudirman Pekanbaru Jadi Rawan Kecelakaan

Lampu jalan di Jalan Sudirman Pekanbaru banyak tak berfungsi. Pengendara mengeluh karena gelap dan rawan…

5 jam ago

Tak Ada Toleransi, ASN Mangkir Usai WFA Siap Disanksi

ASN Pemprov Riau wajib kembali masuk kantor usai WFA berakhir. Pengawasan diperketat, tak ada toleransi…

5 jam ago

Pemko Pekanbaru Minta Provider Pindahkan Kabel ke Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru dorong kabel fiber optik dipindahkan ke bawah tanah. Langkah ini untuk menata kota…

5 jam ago

Truk Tangki Hantam Motor di Minas, Dua Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan maut di Minas, Siak, dua pengendara motor tewas setelah ditabrak truk tangki. Diduga truk…

6 jam ago