pks-setuju-ambang-batas-parlemen-menjadi-5-persen
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PDIP mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi 5 persen dari sebelumnya 4 persen. Usulan itu mendapat dukungan dari Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini.
Menurut Jazuli, kenaikan dari sebelumnya adalah 4 persen dan usulan menjadi 5 persen adalah hal yang wajar. Karena kenaikannya tidak terlalu signifikan.
"Kami enggak keberatan, bagi PKS itu wajar, justru PT di angka 5 persen itu bagus," ujar Jazuli di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/1).
Jazuli juga mengatakan, kenaikan itu sangatlah wajar. Asalnya kenaikannya tidak melebihi 5 persen. Sebab menurut Jazuli apabila kenaikannya terlalu signifikan. Maka akan semakin banyak suara rakyat yang terbuang.
"Karena kalau terlalu tinggi nanti jadi masalah, ada suara rakyat yang mubazir. Tapi menurut saya 5 persen ini masih wajar," katanya.
Diketahui, kenaikan ambang batas parlemen menjadi 5 persen ini merupakan salah satu rekomendasi Rakernas I PDIP. Partai di bawah komando Megawati itu menyarankan kenaikan PT berjenjang untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
"Kami rekomendasikan ambang batas yang berjenjang dari tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
Hasto juga merinci, ambang batas parlemen untuk DPR diusulkan naik menjadi 5 persen, dari sebelumnya 4 persen. Adapun ambang batas untuk DPRD tingkat provinsi diusulkan sebesar 4 persen dan DPRD kabupaten/kota sebesar 3 persen.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
KPK menyegel enam ruangan di Kantor Bupati Kuansing, termasuk ruang bupati, wakil bupati, dan sekda.…
SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dibuka. Meski pendaftaran online, banyak orang tua mendatangi sekolah…
Dua karyawati melaporkan manajer swalayan di Pekanbaru atas dugaan perbuatan asusila. Kasus kini masih dalam…
Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit PETI di Desa Pulau Busuk, Kuansing, setelah menerima laporan masyarakat…
Gajah Sumatera jinak Indro mati di Tesso Nilo usai menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan…
Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…