awal-tahun-penjualan-daihatsu-cukup-baik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Setelah menutup tahun sebelumnya dengan raihan peringkat dua selama 11 tahun berturut-turut pada penjualan ritel otomotif nasional, Daihatsu kembali buka awal tahun 2020 dengan raihan penjualan yang cukup baik.
Hal ini dibuktikan dari penjualan bulanan pada Januari 2020, retail sales Daihatsu yang mencapai 14.582 unit dengan raihan pangsa pasar 18,0 persen dari volume retail sales nasional 81.013 unit. Sedangkan pada sisi whole sales, Daihatsu meraih capaian sebesar 14.173 unit dengan pangsa pasar 17,7 persen dari volume whole sales nasional 79.983 unit.
Pada periode bulan Januari, penjualan retail sales Daihatsu didominasi Sigra dengan 4.307 unit, berkontribusi sebesar 29,5 persen. Diikuti oleh Gran Max (PU) 2.920 unit (20 persen), dan Terios 2.261 unit (15,5 persen). Kemudian disusul oleh Xenia 1.883 unit (12,9 persen), Ayla mencapai 1.566 unit (10,7 persen), dan Gran Max (MB) 1.251 unit (8,6 persen). Untuk model Daihatsu lainnya, yakni Luxio dan Sirion, mencapai 394 unit (2,7 persen).
Pencapaian ini juga tak lepas dari kuatnya jaringan penjualan dan purna jual (after sales) yang tersebar di seluruh Indonesia dan selalu bertambah jumlahnya seiring waktu demi memudahkan pelanggan untuk memiliki dan merawat mobil Daihatsu.
"Kami bersyukur, Daihatsu mengawali tahun 2020 dengan capaian penjualan yang cukup baik di tengah penurunan market dan merebaknya virus corona, Daihatsu tetap mencatatkan pencapaian positif yang menunjukkan komitmen Daihatsu untuk terus meningkatkan pelayanan penjualan dan purna jual bagi seluruh Sahabat Daihatsu," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).(aga/rls)
Laporan JARIR AMRUN, Jakarta
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…