PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebagai leading digital telco company, Telkomsel konsisten membangun ekosistem digital yang inklusif di Indonesia dengan mempercepat adopsi teknologi dalam ekosistem ekonomi digital melalui pengembangan bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Untuk mendorong komitmen tersebut, Telkomsel menyelenggarakan inisiatif berskala nasional dalam bentuk program UMKM Movement, yang digelar, Rabu (12/8), bertepatan dengan Hari UMKM Nasional. Program yang dikemas dalam kegiatan webinar ini diselenggarakan serentak di 12 kota. Tujuannya untuk merangkul para pelaku UMKM agar dapat bangkit dengan meningkatkan produktivitas serta memperluas pasar secara digital, terutama di masa penuh tantangan saat ini.
Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani mengatakan, mengambil peran sebagai connectivity enabler, Telkomsel telah menggelar infrastruktur jaringan berteknologi terdepan yang mampu menjangkau 95 persen wilayah populasi Indonesia, yang juga siap menghadirkan koneksi berkualitas untuk mendukung transformasi digital sektor bisnis terutama UMKM di berbagi segmen.
"Berbekal konektivitas terbaik yang dapat diakses oleh para pelaku UMKM di berbagai penjuru negeri, kami berkomitmen untuk memperkuat ekosistem digital dalam aktivitas bisnis UMKM sehingga dapat mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas. Program UMKM Movement juga diharapkan menjadi momentum bagi kami bersama para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk berkolaborasi memperkuat implementasi teknologi digital dalam meningkatkan daya jual sektor UMKM di Tanah Air agar bisa bersaing sejajar dengan ragam produk dari mancanegara," tambah Ririn.
Pada program Webinar UMKM Movement, Telkomsel kembali menghadirkan keunggulan layanan solusi digital 99 % Usahaku, yakni sebuah solusi inovatif yang merangkul UMKM untuk go digital dan mampu menjadi ujung tombak dalam menumbuhkan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Untuk itu, 99 % Usahaku menyediakan one stop digital platform yang menghadirkan ragam konten pembelajaran, mulai dari digital learning, artikel informasi bisnis, hingga cerita sukses para pelaku UMKM. Selain itu, 99% Usahaku akan menghubungkan para pelaku UMKM satu sama lain melalui fitur forum diskusi. Melalui layanan 99% Usahaku, para pelaku UMKM juga bisa menikmati ragam solusi layanan UMKM dari Telkomsel myBusiness, unit usaha Telkomsel yang secara khusus dihadirkan untuk menyediakan solusi enterprise bagi berbagai tingkat bisnis, mulai dari UMKM, korporasi skala menengah dan besar, hingga institusi pemerintahan.
Para pelaku UMKM pun bisa mendapatkan konten pembelajaran (digital learning, artikel informasi bisnis, cerita sukses, para pelaku UMKM), fitur forum diskusi antar pelaku UMKM, dan ragam solusi layanan bisnis yang disediakan di dalam platform 99% Usahaku. Layanan 99% Usahaku dirancang sebagai wadah inklusif yang mampu mengakselerasikan adopsi teknologi dan ekonomi digital di sektor UMKM guna meningkatkan kapasitas penjualan dan memperluas cakupan pasar.
Program UMKM Movement sendiri diselenggarakan serentak di 12 kota di seluruh Indonesia, yaitu Pekanbaru, Lampung, Medan, Bandung, Cirebon, Surabaya, Jogjakarta, Balikpapan, Banjarmasin, Malang, Makassar, dan Manado. Kota Jakarta sebagai kota penutup dalam penyelenggaraan program UMKM Movement ini, Telkomsel juga berkolaborasi dengan pemerintah dan mitra strategis, yang meliputi Kementerian Koperasi dan UKM, LinkAja, Bank Mandiri, dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.
Telkomsel melalui 99% Usahaku kedepannya juga telah menyiapkan sejumlah upaya berkelanjutan dalam mendorong adopsi teknologi dan ekonomi digital di sektor UMKM Tanah Air.(aga)
Laporan: DENNI ANDRIAN (Pekanbaru)
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…