Categories: Ekonomi Bisnis

UMKM Mitra Binaan PLN di Kampar Tembus Pasar Internasional

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) Mitra Binaan PLN di wilayah Kampar, yaitu pengolahan daun kelor berhasil tembus ke pasar internasional. Pemilik usaha Nurhidayati mengatakan, usahanya bisa menghasilkan omzet lebih dari Rp5 juta.

"Dengan bantuan yang diberikan PLN, kami bisa menjual produk kami lebih luas lagi. Kami bisa mulai menjual produk kami di Bandara SSK II Pekanbaru dan e-commerce, bahkan sampai ke pasar Malaysia," cerita Nur Hidayati, Senin (10/1).

Nur Hidayati mengolah daun kelor Kampar menjadi super food sebagai alternatif makanan sehat. Ia sudah memulai usahanya sejak 2018. "Usaha kami tidak hanya dalam pengolahan daun kelor tapi juga pemberdayaan petani dan penggarap kelor sehingga daun kelor bisa punya nilai jual yang lebih tinggi," jelas Nur Hidayati.

Menurut Nur Hidayati, potensi olahan produk kelor masing sangat luas karena kelor dapat menjadi alternatif olahan yang sehat tanpa mengubah rasa asli. Harapannya melalui riset yang ia lakukan dapat lebih mengenalkan olahan daun kelor lebih luas lagi.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengapresiasi PT PLN (Persero) dalam berperan aktif membantu UMKM di Indonesia bisa naik kelas. UMKM memiliki peran penting dalam upaya membangkitkan perekonomian rakyat.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam kunjungannya ke Rumah BUMN yang berlokasi di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau beberapa waktu lalu mengatakan, Rumah BUMN menjadi salah satu inkubator UMKM agar bisa meningkatkan kualitas dan produktivitas usahanya.

"Provinsi Riau jadi provinsi kesembilan yang saya kunjungi selama lima bulan terakhir ini. Saya keliling untuk melihat keterikatan antara UMKM dan percepatan ekonomi mikro," jelas Arya.

Dalam kunjungannya, Arya mendorong BUMN untuk memberikan solusi untuk pengembangan UMKM di wilayah Kampar. Dikatakannya, Menteri BUMN Erick Thohir punya kepedulian terhadap UMKM BUMN. "Salah satunya melalui Rumah BUMN yang mendukung usaha UMKM melalui pelatihan dan pendampingan mulai dari pemasaran sampai ke produksi," ujar Arya.

Dia berharap, Rumah BUMN  bisa membawa produk-produk UMKM di Kampar  tidak hanya ke pasar lokal tapi juga ke pasar global.

Selain itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi menjelaskan, PLN turut berperan aktif mendukung pengembangan lebih dari 8 ribu UMKM melalui 29 Rumah BUMN yang dikelola perseroan di Indonesia. Khusus di Rumah BUMN Kampar, PLN ikut serta membina 52 UMKM yang terdiri dari usaha sektor makanan, pakaian hingga kerajinan.

"PLN terus berperan aktif dalam mendorong UMKM naik kelas. Salah satunya lewat Rumah BUMN dimana menjadi inkubator bersama dan wadah kolaborasi dalam mencetak UMKM yang unggul," ujarnya.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

6 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

6 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

6 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

6 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

10 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago