Categories: Ekonomi Bisnis

RS Syafira Tanda Tangani Kerja Sama dengan Pertamedika IHC

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rumah Sakit (RS) Syafira Pekanbaru melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) secara virtual, Senin (9/8).

Direktur Utama Pertamedika IHC Dr dr Fathema Djan Rachmat SpB SpBTKV (K) MPH mengatakan, kerja sama tersebut akan memba ngun dan meningkatkan kesehatan Indonesia.

"RS Syafira adalah anggota ­ke-75. Kita akan tingkatkan value, bersama-sama membangun, tolong-menolong, dan bahu-mem­bahu sehingga para pekerja dan pensiunan bisa cepat kita layani," ujarnya.

Sementara itu, didampingi ­Owner RS Syafira dr Khairul Nasir, Direktur PT Dianra Kartika Nasir Lucky Kartika Sari SE, dan Dewan Pengawas RS Syafira drg Aznan Wahyudi, Direktur RS Syafira dr Rina Elfiani menjelaskan, tujuan RS Syafira bergabung dengan Pertamedika IHC adalah untuk meningkatkan pelayanan, dan mengembangkan  RS Syafira menjadi lebih baik lagi, serta membawa nama RS Syafira hingga nasional.

"RS Syafira sudah berusia 11 tahun. Kami manajemen ingin mengembangkan lebih baik lagi, dan gaungnya sampai nasional dan tak hanya di Riau saja," ucapnya.

Ia menuturkan, melalui Pertamedika IHC, bisa saling belajar terkait manajerial, operasional pelayanan, dan pengembangan bisnis. Pihaknya juga tetap menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang baik seperti dokter dan spesialis serta fasilitas dan pelayanan lain di RS Syafira.

Sebelumnya, RS Pertamina Dumai dan RS Pertamina Tandun telah bergabung dengan Pertamedika IHC. "Bergabungnya RS Syafira diharapkan bisa menjadi penunjang bagi RS IHC yang lain," ucap Rina.

Dijelaskannya, rekanan perusahaan BUMN sudah menjadi rekanan di RS Syafira. Bergabungnya RS Syafira dengan Pertamedika IHC akan menjadi kolaborasi yang baik sehingga bisa meningkatkan kerja sama terkait pelayanan kesehatan untuk pekerja maupun pensiunan BUMN.

Kendati demikian, Rina me­negaskan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin memenuhi keperluan, tak hanya bagi BUMN namun juga bagi masyarakat umum. "Terkait fasilitas, kami tidak membedakan antara BUMN dengan masyarakat umum. Kami berkomitmen membantu masyarakat Riau agar bisa mendapatkan pelayanan maksimal," ujarnya.

Sementara itu, Owner RS ­Syafira dr Khairul Nasir menambahkan, Pertamedika IHC adalah rumah sakit BUMN yang dibuat agar semua karyawan aktif atau pensiunannya terlayani kesehatannya. RS Syafira sebagai membership akan membantu agar semua karyawan BUMN di Riau mendapatkan layanan terbaik.

"BUMN ini adalah aset peme­rintah yang turut menyumbang kas negara. Oleh karena itu kesehatan karyawan harus diperhatikan," ujarnya.(anf)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

6 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

6 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

8 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

9 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

9 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

9 jam ago