Categories: Ekonomi Bisnis

Delapan Hotel Hentikan Operasional Sementara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kamis (9/5) diberitakan dua hotel di Pekanbaru yakni Royal Asnof dan Prime Park mengentikan sementara operasional. Ternyata, tak hanya dua hotel tersebut, tercatat enam hotel lainnya juga demikian. Hal ini dikarenakan turunnya tingkat kunjungan hotel, dan banyaknya agenda yang dibatalkan akibat merebaknya virus corona atau Covid-19.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Riau Nofrizal mengatakan, tutupnya hotel ini juga disebabkan oleh tingginya biaya operasional yang tidak sebanding dengan biaya pemasukan. "Ada delapan hotel yang tutup sementara. Okupansi hotel sangat rendah yakni di bawah 10 persen, sedangkan biaya operasionalnya sangat tinggi," katanya, Kamis (9/4).

Nofrizal mengungkapkan, kedelapan hotel yang telah melapor ke PHRI adalah Hotel Royal Asnof, Prime Park, Amaris, Madina, Oase, Grand Suka, dan Winstar Hotel. "Satu hotel lagi tidak mau disebutkan namanya," tuturnya.

Marketing Communication Prime Park Hotel Pekanbaru, Dea Gita Ningsih menyampaikan, manajemen hotel telah mengambil kebijakan untuk menutup sementara operasional hotel. "Kantor pusat mengarahkan untuk tutup selama satu bulan," kata Dea, Rabu (8/4).

Hal yang sama diungkapkan Sales Marketing Hotel Royal Asmof Nelly Febrianti mengatakan, pihaknya juga melakukan penutupan hotel untuk sementara hingga 19 April.  "Kami mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan karyawan, dan tamu. Itu prioritas kami dalam menghadapi Covid-19 ini. Tapi pemesanan kamar dan acara akan dibuka kembali pada 20 April," kata Nelly.

Tak hanya hotel, pusat konvensi dan restoran juga terkena imbas. Nofrizal mengatakan, pihaknya mencatat Pekanbaru Convention & Exhibition (SKA Co Ex) dan Sultan Resto juga melakukan penutupan sementara.(a)

Nofrizal memaparkan, akibat penutupan ini, 362 karyawan dirumahkan. Kendati demikan telah ada perjanjian antara kedua karyawan dan manajemen terkait gaji. "Karyawan dirumahkan, ada yang gajinya penuh, juga ada yang tidak," ujarnya.

Selain itu, Nofrizal mengungkapkan tidak bisa memastikan hingga kapan penutupan hotel dan restoran tersebut. Ia juga mengimbau ke hotel-hotel yang masih beroperasi agar menjalankan prosedur pencegahan Covid-19 sesuai dengan imbauan pemerintah. "Seluruh pengelola hotel dan restoran untuk menyemprotkan disinfektan di area bangunan, sedia masker dan hand sanitizer," ujarnya.(a)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

24 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

24 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago