Categories: Ekonomi Bisnis

DPR Apresiasi Ikhtiar BI Perkuat UKM

SURABAYA (RIAUPOS.CO) — Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Malang menggelar Sosialisasi Gerakan Nontunai di Pasuruan, Jawa Timur. Hadir sejumlah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Menurutnya, UKM merupakan basis perekonomian nasional yang punya daya tahan terhadap gejolak ekonomi. Meskipun, disrupsi telah merambah hampir semua sektor usaha.

"UKM memiliki daya dukung paling besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional menghadapi situasi gejolak ketidakpastian perekonomian global," kata Misbakhun dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com.

Di acara yang dihadiri juga oleh Kepala Tim Pengawasan Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Keuangan Inklusif dan Layanan Administrasi Kantor Perwakilan BI Malang Rini Mustikaningsih itu, Misbakhun juga memuji upaya BI membuat sistem QRIS  untuk menjamin keamanan transaksi nontunai, termasuk bagi para pelaku UMKM.

"Peran bank sentral (BI) makin dirasakan kehadirannya di era disrupsi ini," tutur mantan pegawai Kementerian Keuangan itu.

Lebih lanjut Misbakhun di hadapan ibu-ibu penjual minuman dan makanan olahan itu juga menjelaskan program BI tentang penguatan UKM. Para peserta sosialisasi pun antusias menyambut program BI, termasuk dengan menanyakan cara mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi program pemerintah untuk membantu pelaku UKM mengembangkan usaha mereka.

"Bank Indonesia menunjukkan dukungan yang kongkret dan nyata pada perekonomian dengan membina UKM," ujar Misbakhun.

Ia juga mengajak konstituennya untuk membiasakan diri melakukan transaksi nontunai. Politikus Partai Golkar itu menyatakan, saat ini sudah ada standar kode quick response (QR) atau QR Code Indonesia Standard (QRIS) yang kredibel dan terjamin dari segi keamanan bertrandaksi. BI telah meluncurkan QRIS yang efektif berlaku mulai 1 Januari 2020.

"QRIS adalah upaya Bank Indonesia memperkuat digitalisasi sistem pembayaran nontunai yang saat ini berkembang di masyarakat. Dengan demikian sistem pembayaran nontunai makin aman, kredibel dan melindungi masyarakat Indonesia," paparnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

17 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

18 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

18 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

18 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago