Categories: Ekonomi Bisnis

Mobil Bisa Jadi Instrumen Investasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tidak semua mobil dapat mendatangkan margin saat dijual. Faktor depresiasi membayanginya. Namun, tak bisa dimungkiri bahwa kendaraan roda empat tertentu yang sangat terbatas suplainya bisa memiliki harga jual yang relatif stabil, bahkan meningkat. Beberapa kendaraan memang diburu para kolektor.

Sebut saja fenomena Suzuki Jimny generasi terbaru. Mobil legendaris dari pabrikan asal Jepang itu dihadirkan kembali dengan penampilan yang lebih modern. Di awal peluncurannya, calon konsumen harus melakukan inden dua sampai tiga tahun demi bisa mendapatkan sebuah unit.

Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 4W Donny Saputra menjelaskan bahwa lamanya inden Suzuki Jimny JB74 disebabkan kuota yang tersedia tidak sebanding dengan permintaan konsumen yang membeludak. Maklum, jumlah unit untuk model tersebut yang diberikan pada pasar Indonesia sangatlah terbatas, yakni hanya 50 unit per bulan.

Donny mengungkapkan, masih banyak konsumen yang memaksakan ingin membeli walaupun harus menunggu dua sampai tiga tahun lebih. Oleh karena itu, pihaknya telah menutup inden. Kebijakan tersebut diterapkan karena Suzuki ingin fokus memenuhi permintaan konsumen yang sudah lebih dulu memesannya. "Jimny masih dilakukan penjualan, tapi inden kami tutup dari Desember 2019. Kami sekarang fokus untuk menyelesaikan inden yang sudah diterima," paparnya.

Banderol Suzuki Jimny terbaru Rp 411 jutaan untuk tipe tertinggi. Namun, di pasar mobil bekas, harganya sudah menembus angka di atas Rp500 jutaan. Bahkan, ada pemilik yang mendapatkan cuan sekitar Rp200 juta dalam tempo dua tahun. Dia membeli Jimny sesuai harga resmi, dua tahun berikutnya dijual dengan banderol Rp600 juta.

Fenomena serupa juga terjadi di Toyota GR Yaris. Mobil tersebut menjadi barang incaran dan rebutan para kolektor. Sebagai informasi, untuk pasar Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM) hanya mendapatkan alokasi 127 unit Toyota GR Yaris. "Dengan kondisi demikian, dapat dikatakan Toyota GR Yaris menjadi mobil langka di pasar otomotif tanah air," jelas Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmy Suwandy.

Lebih mengejutkan lagi, harga bekas yang ditawarkan begitu fantastis, melebihi banderol barunya. Di pasar bekas sudah lebih dari Rp1 miliar, sementara harga baru resmi Rp850 jutaan.

Financial Educator Aulia Akbar menyebutkan bahwa keberadaan mobil yang merupakan aset akan menambah nilai kekayaan bersih seseorang. "Nilai kekayaan bersih sendiri didapat dari hasil pengurangan antara total aset dan total utang. Sebagai sebuah aset, mobil bisa dikategorikan sebagai aset pribadi maupun investasi. Investasi di sini, misalnya, digunakan untuk sarana usaha atau dijual dengan margin keuntungan," ujarnya.

Memang, mobil butuh biaya operasional seperti biaya bahan bakar, kebersihan, jasa servis ringan, servis berat, dan pajak. "Itu sebabnya, seseorang yang memiliki mobil harus memiliki kas yang cukup. Bukan hanya untuk keperluan yang sifatnya darurat, melainkan juga untuk operasional," tuturnya.(jpg/esi)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Gasak 54 Tandan Sawit, Dua Warga Alam Panjang Diciduk

Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…

11 menit ago

Anggaran Bergeser, Belasan Ruas Jalan Meranti Diprioritaskan 2026

DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.

38 menit ago

Dishub Kuansing Kembali Pasang Portal, Truk Bermuatan Berat Dibatasi

Dishub Kuansing kembali memasang portal jalan di Teluk Kuantan untuk membatasi kendaraan bermuatan berat dan…

1 jam ago

Angkat Cita Rasa Melayu, Batiqa Hotel Hadirkan Patin Lancang Kuning

Batiqa Hotel Pekanbaru menghadirkan Patin Lancang Kuning lewat program Jelajah Rasa Nusantara, kolaborasi dengan nelayan…

7 jam ago

Rocky Hybrid Smart Challenge, Uji Nyata Mobil Hybrid di Lalu Lintas Kota

Daihatsu mengajak komunitas merasakan langsung performa dan efisiensi Rocky Hybrid lewat Smart Challenge di lalu…

7 jam ago

9 Tersangka Korupsi BPR Indra Arta Resmi Diserahkan ke JPU

Kejari Inhu melimpahkan sembilan tersangka korupsi pengelolaan keuangan Perumda BPR Indra Arta ke JPU. Perkara…

7 jam ago