Categories: Ekonomi Bisnis

PT Pegadaian Serahkan 50 APD ke IDI Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) II Pekanbaru menyerahkan baju hazmat atau alat pelindung diri (APD) kepada IDI Wilayah Riau. Bantuan tersebut diperuntukan bagi tenaga medis yang menjadi ujung tombak penanganan Covid-19.

Bertempat di cafe The Gade Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kepala Kanwil II PT Pegadaian menyerahkan secara langsung bantuan APD tersebut kepada Ketua IDI Riau Dr Zul Asdi SPb Mkes, Rabu (8/4).

Dr Zul Asdi pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas bantuan dari pegadaian. Kata dia, bantuan tersebut akan disalurkan langsung kepada tenaga medis, khususnya tenaga medis yang langsung menangani pasien Covid-19.

Dikatakan Zul, sesuai pesan dari WHO bahwa semua masyarakat di dunia diawajibkan memakai masker guna mengurangi penyebaran virus Covid-19, selalu sering cuci tangan serta menjaga kesehatan.

Sementara itu, Kepala Kanwil II PT Pegadaian Persero Pekanbaru Muhammad Nurkasan mengatakan penyerahan bantuan APD adalah bentuk kepedulian pegadaian terhadap mewabahnya virus corona. Untuk tahap awal, Pegadaian menyerahkan 50 stel baju hasmat.

"Bantuan ini bertahap karena terkendala dengan produksi baju tersebut. Ketersediaan bahan baku yang membuat produksi baju tersebut jadi kendala. Tapi Pegadaian akan menyerahkan bantuan baju hasmat tersebut untuk tahap selanjutnya ke IDI Riau," ujarnya.

Untuk seluruh Indonesia, Pegadaian sudah menyerahkan sebanyak 600 baju hasmat melalui IDI. Pegadaian sendiri dalam mengatasi corona membatasi jam layanan mulai 08.30 WIB sampai 13.30 WIB, selanjutnya mengarahkan transaksi ke masyarakat dengan layanan mobil banking.

Dikatakan Nurkasan, Pegadaian sebagai perusahaan pemerintah dalam membantu nasabahnya yang terdampak ekonominya memberikan restruktursasi atas pinjaman mereka yang sesuai dengan arahan dari OJK, yaitu selama 3 bulan tapi tidak semua nasabah diberikan.

Hanya nasabah yang mengajukan restrukturisasi akan di assessment terlebih dahulu oleh petugasnya, setelah satu pekan baru dikeluarkan hasilnya. "Diimbau kepada nasabah Pegadaian yang jadi nasabah tabungan emas diharapkan jangan jual emasnya. Kalau bisa digadaikan ke Pegadaian untuk menjamin kestabilan emasnya," ujar­nya.(das)

Laporan: AFIAT ANANDA (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

1 hari ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

1 hari ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

1 hari ago

Semarak Anniversary ke-7, The Zuri Hotel Ajak Mitra dan Tamu Donor Darah

Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…

1 hari ago

Mudah dan Aman, Beli Emas Kini Bisa Digital Lewat Aplikasi Tring Pegadaian

Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…

1 hari ago

Tiga Polsek di Pekanbaru Resmi Berganti Nama, Ini Daftarnya

Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.

1 hari ago