Categories: Ekonomi Bisnis

Keren, Honda Bareng Sony Kembangkan Bisnis Mobil Listrik

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Honda Motor Co dan Sony Group Corp pada Jumat (4/3) telah menyepakati progran pengembangan kendaraan listrik akan diproduksi bersama.

Dikutip Kyodo, Sabtu, perusahaan Jepang itu mengatakan mereka akan mendirikan perusahaan baru pada akhir tahun ini dan mulai menjual kendaraan listrik pada 2025. Kendaraan bertenaga baterai awalnya akan diproduksi di pabrik Honda.

Pengumuman itu muncul setelah Sony mengatakan sedang mempertimbangkan memasuki bisnis kendaraan listrik pada pratinjau pers Januari menjelang Consumer Electronics Show tahunan di Las Vegas.

Mereka juga meluncurkan prototipe kendaraan listrik Vision-S, yang dilengkapi dengan teknologi untuk mengemudi secara otonom pada 2020.

Perusahaan baru itu akan memanfaatkan keahlian Sony dalam sensor dan komunikasi, sementara Honda akan bertanggung jawab atas pengembangan dan manufaktur mobil.

Sony mengatakan juga akan menawarkan perangkat lunak untuk kendaraan listrik yang dikembangkan oleh usaha patungan dan berencana untuk menjual sistem tidak hanya untuk Honda tetapi juga pembuat mobil lain.

“Mobil adalah area baru bagi kami sehingga kami membutuhkan mitra,” kata CEO Sony Group Kenichiro Yoshida pada konferensi pers di Tokyo.

“Honda adalah mitra yang hebat karena memiliki kemampuan teknologi tinggi serta budaya perusahaan yang menantang hal-hal baru,” tambah dia.

Presiden Honda Toshihiro Mibe mengatakan pusat teknologi baru dalam mobil tampaknya bergeser dari pembuat mobil konvensional ke pemain di industri lain dan perusahaan rintisan.

“Kami bertujuan untuk menjadi pemimpin inovasi dan evolusi dalam mobilitas dunia melalui ikatan tersebut,” kata Mibe.

Mereka mengatakan kedua perusahaan terbuka untuk menambahkan lebih banyak mitra dalam ikatan jika diperlukan, dan daftar usaha patungan dimungkinkan di masa depan.

Kemitraan ini adalah yang terbaru dalam persaingan yang semakin ketat untuk mengembangkan kendaraan listrik di industri otomotif dan di luarnya karena pengetatan peraturan di seluruh dunia untuk mengekang emisi karbon.

Toyota Motor Corp., produsen mobil terbesar di dunia yang awalnya tampak enggan beralih ke kendaraan listrik, telah menggenjot investasi di kendaraan serba listrik dalam beberapa tahun terakhir.

Produsen non-mobil termasuk Apple Inc. juga dilaporkan mempertimbangkan untuk memasuki pasar.

Usaha baru ini akan menghadapi raksasa industri seperti Tesla Inc. yang berbasis di Amerika Serikat, tetapi Sony dan Honda pada konferensi pers tidak merinci strateginya untuk mengatasi pesaing semacam itu.

Mibe dari Honda mengatakan bisnis baru tidak akan mengejar volume penjualan karena fokusnya lebih pada “menciptakan nilai baru.”

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

24 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

24 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago